Rocky Gerung: Nasibnya di Tangan Gibran, Jokowi Terancam Diacak-acak

Selasa, 11/08/2026 13:42 WIB
Gibran Rakabuming Raka dan Joko Widodo (Dok.(Rengga Sancaya/detikcom)

Gibran Rakabuming Raka dan Joko Widodo (Dok.(Rengga Sancaya/detikcom)

law-justice.co - Pengamat Politik, Rocky Gerung menilai bahwa nasib Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) berada di tangan putra sulungnya, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Menurut Rocky, jika Gibran gagal menjadi presiden di Pilpres 2029, maka Jokowi terancam kembali diungkit sejumlah kasus, termasuk dugaan ijazah palsu.

"Sebab cuman Gibran yang bisa menyelamatkan Jokowi. Ya kalau Gibran enggak jadi presiden, ya Jokowi diacak-acak lagi mulai dari ijazah palsu sampai apa namanya flek mungkin di dalam tubuhnya dipersoalin kan," ujarnya dalam kanal YouTube Total Politik, dikutip, Senin (10/8).

Rocky menambahkan, Jokowi masih memiliki banyak kasus yang tidak mungkin berhenti dipersoalkan. "Satu-satunya yang bisa membuat dia aman kalau Gibran jadi presiden," imbuhnya.

Sementara itu, mantan Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Lukas Luwarso, menilai Jokowi masih menaruh harapan terhadap Gibran untuk Pilpres 2029.

Lukas mengatakan, berdasarkan informasi dari orang-orang dekat Jokowi, mantan Wali Kota Solo itu sangat memperhitungkan hasil survei. Dalam survei terbaru Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Gibran berada di posisi keempat dengan suara 7,7%, di bawah Anies Baswedan yang meraih 8,2%.

"Gibran dengan Anies perbedaannya enggak besarlah, sudah enggak nyampai 2%," ujarnya dalam kanal YouTube Forum Keadilan TV, dikutip Kamis (6/8).

Lukas menilai Jokowi masih berharap bisa mendorong elektabilitas Gibran melalui safari politiknya keliling Indonesia.

"Nah, jadi ya, sebenarnya kan intinya Jokowi ketika teriak "saya akan keliling Indonesia, saya datangi kecamatan-kecamatan," itu buat Gibran," tandasnya.

 

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar