Pembelaan Pengacara Saat Rumah Habib Rizieq Dijaga Ketat Laskar FPI

Selasa, 24/11/2020 20:56 WIB
Laskar FPI jaga ketat rumah Habib Rizieq Syihab  (Rancah.com)

Laskar FPI jaga ketat rumah Habib Rizieq Syihab (Rancah.com)

Jakarta, law-justice.co - Pengacara FPI Azis Yanuar mengatakan penjagaan ketat rumah Habib Rizieq Syihab oleh Laskar FPI adalah hal yang wajar dan bukanlah hal yang baru. Kata dia, hal itu dilakukan oleh laskar FPI ketika Imam Besar FPI itu berada di rumahnya di Jalan Petamburan III, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

"Ya, enggak apa-apa, kan rumah dijaga. Itu sudah menjadi standar bagi LPI yang menjaga rumah HRS. Mereka berjaga secara bergantian," katanya seperti dilasnir dari vica.co, Selasa (24/11/2020).

Namun, saat ditanya mengenai jumlah personel LPI yang berjaga, Azis mengungkapkan bahwa ia tidak mengetahui secara persis. "Saya enggak tahu persisnya berapa, tapi memang mereka (LPI) terus berjaga di rumah HRS," ungkapnya.

Sebelumnya, pihak Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya melakukan kegiatan bakti sosial di kawasan Petamburan. Kegiatan ini terdiri atas tiga rangkaian, yaitu penyemprotan disinfektan, rapid test, dan pembagian sembako.

Pada saat penyemprotan disinfektan pada Minggu, 22 November 2020, pihak FPI menolak penyemprotan disinfektan di kediaman HRS. Mereka melakukan penjagaan ketat dan enggan memperkenankan petugas menyemprotkan disinfektan ke rumah HRS.

Kegiatan bakti sosial dari Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya ini berlangsung selama tiga hari, terhitung sejak Minggu hingga hari ini. Namun, selama kegiatan rapid test berlangsung, keluarga HRS tidak datang ke lokasi untuk melakukan rapid test. Mereka lebih memilih melakukan rapid test dan swab secara mandiri.

"Kalau menolak akan rugi sendiri. Tujuan kita untuk kemanusiaan kok, untuk menyelamatkan warga. Kegiatan ini murni kemanusiaan. Kami enggak akan memaksa," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, di Petamburan, Minggu (22/11/2020).

Seperti diketahui, pada beberapa waktu lalu, ditemukan klaster baru penyebaran COVID-19. Klaster baru ini adalah klaster Petamburan, Tebet, bandara, dan klaster Megamendung. Klaster baru penyebaran COVID-19 ini ditemukan dalam acara penyambutan HRS, kegiatan Maulid Nabi yang digelar oleh FPI, dan akad nikah putri HRS di Petamburan.

Atas kemunculan klaster-klaster baru tersebut, pihak Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya melakukan kegiatan bakti sosial tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk melaksanakan 3T dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19, yakni testing, tracing, dan treatment.

(Gisella Putri\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar