Orang Ini Sebut Covid-19 Berasal dari Perang Semenanjung Korea

Senin, 03/08/2020 19:12 WIB
Hadi Pranoto yang mengaku profesor mengatakan virus corona dari Perang Semenanjung Korea (tribunnews)

Hadi Pranoto yang mengaku profesor mengatakan virus corona dari Perang Semenanjung Korea (tribunnews)

Jakarta, law-justice.co - Hadi Pranoto, pria yang mengaku sebagai profesor mengungkapkan asal virus corona. Menurut dia virus corona berasal dari perang Semenanjung Korea tahun 1940.

Menurut dia, virus itu kemudian berkembang menjadi virus SARS, MERS, lalu berkembang menjadi flu burung sebelum menjadi virus corona.

"Ini semua berawal dari perang Semenanjung Korea 1940, yang berkembang menjadi SARS, MERS, lalu berkembang menjadi flu burung, kemudian menjadi Covid-19. Itu semua sebenarnya tak ada perbedaan, hanya dosisnya saja yang berbeda," katanya saat menjawab pertanyaan Musisi Erdian Aji Prihartanto atau Anji dalam akun YouTube Dunia Manji seperti dilansir dari akurat.co, Senin (3/8/2020).

Terkait pernyataannya itu, Akun Youtube Dunia Manji ini kini menjadi sorotan publik. Dalam wawancara yang mengambil latar di Pulau Tegal Mas, Lampung itu, Hadi Pranoto mengaku telah menemukan antibodi virus corona yang diklaim bisa menyembuhkan pasien yang terinfeksi hanya dalam hitungan dua sampai tiga hari.

Sayangnya, kabar baik itu memunculkan tanda curiga, karena hampir semua yang dikatakan sang Hadi Pranoto itu jauh dari apa yang sudah ditemukan, diteliti dan diuji oleh para pakar dunia dan para ahli yang profesional di bidangnya. Tentu, termasuk pemerintah semua negara dan badan kesehatan dunia.

Anji juga mengaku sudah meminum cairan antibodi covid-19 hasil temuan Hadi Pranoto itu, pada hari yang sama saat wawancara itu terjadi.

Poin pertama kejanggalan itu ada pada bagian awal video, dimana Anji meminta Hadi Pranoto untuk memperkenalkan diri, termasuk latar belakang keilmuwannya, dan juga detail seluk beluk perjalanan virus berbahaya itu yang diketahuinya.

"Bisa menyembuhkan dan bisa mencegah. Ini antibodi. Bukan vaksin. Kalau vaksin kan disuntikkan, ini diminum. Jadi, berbeda," katanya.

Antibodi ciptaannya itu berasal dari ramuan herbal yang kandungannya tak dijabarkan Hadi secara spesifik. Ia juga mengklaim bahwa ribuan orang di Indonesia baik yang terinfeksi maupun yang masih bergejala telah disembuhkan oleh ramuan antibodi temuannya itu.

"Kita sudah salurkan itu di Sumatera, Jawa, bali dan Kalimantan. Untuk di Jakarta, kita suplay juga ke Wisma Atlit," kata dia.

Setelah pasien meminum obat herbal buatan Hadi, ia mengklaim antibodi pasien sudah bisa kebal dalam menghalau serangan covid-19. Ia mengaku bahwa covid-19 sangat ganas, karena jika 100 orang berada dalam ruangan yang sama dengan seorang yang sudah positif maka tak kurang dari satu jam, semua orang akan positif.
yang mustahil bisa sembuhkan Corona.

 

(Gisella Putri\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar