Bahas Tambang Ilegal & Peredaran Narkotika, Kapolri Temui Panglima TNI

Senin, 19/10/2026 13:43 WIB
Bahas Tambang Ilegal & Peredaran Narkotika Kapolri Temui Panglima TNI. (Arsip Polri).

Bahas Tambang Ilegal & Peredaran Narkotika Kapolri Temui Panglima TNI. (Arsip Polri).

law-justice.co - Kepala Kepolisian Indonesia (Kapolri), Jenderal Suyudi Ario Seto menemui Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan jajaran Kepala Staf Angkatan di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur.

Kunjungan resmi pada Senin (19/10) hari ini, merupakan yang pertama kali dilakukan usai Suyudi resmi dilantik sebagai Kapolri oleh Presiden Prabowo Subianto.

Dalam pertemuan itu, Suyudi menyoroti sejumlah kasus kejahatan yang masih marak mulai dari tambang ilegal, peredaran narkotika, hingga kejahatan transnasional yang memanfaatkan berbagai jalur penyelundupan.

Menurutnya penanganan kasus-kasus itu membutuhkan langkah terpadu dan penegakan hukum yang konsisten. Suyudi secara khusus juga menyoroti perkembangan modus peredaran narkotika, termasuk penyalahgunaan rokok elektrik atau vape untuk mengedarkan narkotika cair.

"Kita harus meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat kerja sama dalam pemberantasannya. Tidak boleh ada kompromi terhadap siapa pun yang terlibat, termasuk pihak yang membekingi kejahatan tersebut," ujarnya.

Di sisi lain, Kapolri menyebut secara khusus juga telah dibentuk Satgas Terpadu TNI-Polri untuk mengatasi masalah penambangan ilegal. Hal itu, kata dia, penting untuk menindak para pelaku sekaligus melindungi kekayaan alam negara.

Tidak hanya itu, Suyudi juga menekankan pentingnya pemberantasan premanisme dan praktik pemalakan yang meresahkan masyarakat serta mengganggu aktivitas perekonomian.

Terakhir, dia menyoroti ancaman serangan siber dan penyalahgunaan identitas di ruang digital. Penguatan kemampuan siber serta pengembangan sistem identitas digital yang terverifikasi dinilai penting untuk mencegah berbagai bentuk kejahatan.

"Penguatan keamanan siber dan sistem identitas digital menjadi bagian penting untuk melindungi masyarakat sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah," lanjut Suyudi.

Lebih lanjut, dia juga menekankan penguatan sinergi TNI-Polri untuk menjaga stabilitas keamanan nasional dan menghadapi berbagai ancaman kejahatan.

Suyudi mengatakan bahwa hubungan TNI dan Polri sebagai keluarga besar harus menjadi landasan dalam memperkuat koordinasi dan kerja sama menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks.

"Kita ini merupakan keluarga besar yang memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga keamanan dan keutuhan NKRI. Karena itu, soliditas dan sinergi TNI-Polri harus terus dipelihara, baik di tingkat pusat maupun daerah," pungkasnya.

Adapun dalam pertemuan itu turut hadir Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Muhammad Ali, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, Irjenad Letjen TNI Erwin Djatniko, serta jajaran pejabat utama Mabes TNI dan Mabes Polri.

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar