Tinggi Letusan Erupsi Semeru Capai 1.300 Meter, Status Jadi Siaga
Gunung Semeru Erupsi. (Wikimedia).
law-justice.co - Kemarin, Minggu 27 September 2029, Gunung Semeru kembali erupsi dengan tinggi letusan mencapai 1.300 meter di atas puncak Mahameru.
"Telah terjadi erupsi Gunung Semeru pada pukul 05.55 WIB dengan tinggi kolom abu letusan teramati sekitar 1.300 meter di atas puncak atau 4.976 meter di atas permukaan laut (mdpl)," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto.
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah timur laut.
Erupsi gunung yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Jawa Timur itu terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi sementara sekitar 2 menit 20 detik.
"Erupsi tersebut masih berlangsung saat laporan sedang dibuat," tuturnya.
Berdasarkan catatan petugas, Gunung Semeru mengalami empat kali erupsi pada Minggu sejak pukul 00.21 WIB hingga 6.22 WIB dengan tinggi letusan teramati sekitar 500 meter hingga 1,3 kilometer di atas puncak.
Liswanto menjelaskan bahwa saat ini Gunung Semeru berada pada Status Level III (Siaga) dengan rekomendasi bahwa masyarakat tidak boleh melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak (pusat erupsi).
"Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 km dari puncak," katanya.
Dia mengimbau masyarakat juga tidak beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah/puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).
Masyarakat juga diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai/lembah yang berhulu di puncak Gunung Api Semeru.
"Terutama sepanjang Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat serta potensi lahar pada sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan," ujarnya.




Komentar