BMKG Beberkan Puncak Musim Hujan di Indonesia, Ini Prediksinya
Ilustrasi: Hujan deras landa Jakarta. (Merdeka)
law-justice.co - Musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi akan dimulai pada November mendatang, karena datang terlambat. Lantas, kapan puncak musim hujan?
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia akan mengalami puncak musim hujan pada bulan Desember hingga Februari mendatang.
Deputi Bidang Klimatologi BMKG Ardhasena Sopaheluwakan menyebut periode antara awal masuknya musim hujan dengan puncak musim hujan secara umum terjadi berdekatan.
"Perlu kita waspadai bersama lonjakan musim hujan dan curah hujan yang terjadi pada musim hujan tahun ini, karena bisa menyebabkan dampak turunan seperti banjir dan longsor," ungkapnya pada konferensi pers secara daring, Selasa (22/9).
BMKG mengingatkan seluruh pihak untuk tetap mewaspadai terhadap kekeringan dan karhutla, terutama pada September-Oktober serta mengoptimalkan sistem drainase dan kesiapan evakuasi mengantisipasi bencana banjir dan longsor pada awal dan puncak musim hujan.
Plt. Deputi Bidang Meteorologi BMKG Andri Ramdhani menyebut beberapa wilayah-wilayah yang secara historikal rawan bencana di musim hujan seperti Jawa Barat, Jawa Timur, Sumatera Utara, Aceh, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Papua, dan sebagian Maluku perlu lebih mewaspadai bencana tersebut.
"Periode musim hujan ini pendek, tetapi curah hujan umumnya lebih besar dan normal. Nah ini yang perlu diwaspadai, jadi nanti bisa saja hujan jatuh secara intens di bulan-bulan tersebut," jelasnya.
Sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi akan mengalami puncak musim hujan pada Desember 2026, yakni sebanyak 155 ZOM (39.64 persen luas daratan Indonesia), pada Januari sebanyak 162 ZOM (25,68 persen luas daratan Indonesia), dan pada Februari sebanyak 190 ZOM (16,79 persen luas daratan Indonesia).

Komentar