Usai Buat Heboh soal Erupsi, KSP: Ulta Levenia Dimutasi ke Bakom RI
Ulta Levenia Nababan Dimutasi. (Istimewa).
law-justice.co - Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman menyatakan bahwa Ulta Levenia Nababan kini tidak lagi menjabat sebagai Tenaga Ahli Utama di Kantor Staf Presiden (KSP).
Pernyataan itu dia sampaikan untuk merespons sorotan publik atas pandangannya soal dugaan keterkaitan fenomena alam di Indonesia dengan proyek High-frequency Active Auroral Research Program (HAARP) milik AS.
"Ulta sudah bukan di KSP lagi. Dulu dia di staf KSP sebagai tenaga ahli utama, tapi sekarang sudah tidak. Dia sekarang salah satu deputi di Bakom," ungkap Dudung dalam keterangan tertulisnya, Kamis 10 September 2026.
Soal fenomena alam yang belakangan terjadi, Dudung mengatakan, hal tersebut bagian dari dinamika alam yang wajar sesuai kajian para ahli.
Dia menegaskan, seluruh peristiwa alam merupakan kehendak Yang Kuasa dan tidak dipengaruhi campur tangan asing.
"Kalau masalah bencana alam, kalau menurut saya itu dinamika alam lah ya, dan para ahli juga sudah mempelajari, kemudian melihat perkembangan saat ini. Tentunya, saya punya keyakinan bahwa ini kan kehendak Yang Kuasa, artinya memang dinamika alam sudah seperti ini," aku Dudung.
Mantan KSAD ini memastikan, seluruh pernyataan yang disampaikan Ulta belum lama ini murni sebagai pandangan pribadi dan tidak mewakili posisi resmi KSP.
Ini merujuk status kepegawaian yang bersangkutan telah resmi berpindah tugas. "Menurut saya, tidak dikaitkan dengan apalagi kepentingan dengan pihak luar dan sebagainya. Jadi, bukan anggota saya lagi itu," pungkas Dudung.



Komentar