Pendemo Ditahan Polisi Disebut Aktivis, Denny Siregar: Kalian Itu Lucu

Senin, 19/10/2020 12:53 WIB
Pegia Media Sosial Denny Siregar (monitor.co.id)

Pegia Media Sosial Denny Siregar (monitor.co.id)

Jakarta, law-justice.co - Sejumlah pendemo yang terlibat dalam aksi tolak Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja beberapa waktu lalu ditangkap dan ditahan oleh polisi. Namun, ada beberapa dari mereka yang statusnya adalah aktivis.

Terkait hal itu, pegiat media sosial Denny Siregar menyindirnya. Apalagi, ada pihak yang mengkaitkan aktivis yang ditahan dengan demokrasi.

"Dan sekarang mereka bilang pendemo yang ditahan polisi itu adalah aktivis bagian dr demokrasi. Kalian itu lucunya pecah," kata Dennya melalui cuitan di akun Twitternya seperti dikutip law-justice.co, Senin (19/10/2020).

Dia lantas menyinggung persitiwa yang menimpa Ratna Sarumpaet pada tahun 2019 lalu. Saat itu, Sarumpaet disebut dipukul oleh beberapa orang di Bandung, tapi nyatanya mukanya bengkak karena operasi plastik.
Akibatnya, Sarumpaet pun dipenjara.

"Gua sampai sekarang masih suka ngakak waktu mereka percaya Ratna Sarumpaet digebukin," katanya.

Beberapa aktivis Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) pada waktu lalu ditangkap dan ditahan oleh polisi. Mereka diantaranya adalah Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat, Anto Permana, dan beberapa orang KAMI lainnya.

<blockquote class="twitter-tweet"><p lang="in" dir="ltr">Gua ampe sekarang masih suka ngakak waktu mereka percaya Ratna Sarumpaet digebukin..<br><br>Dan sekarang mereka bilang pendemo yang ditahan polisi itu adalah aktivis bagian dr demokrasi..<br><br>Kalian itu lucunya pecah..</p>&mdash; Denny siregar (@Dennysiregar7) <a href="https://twitter.com/Dennysiregar7/status/1317681155047452672?ref_src=twsrc%5Etfw">October 18, 2020</a></blockquote> <script async src="https://platform.twitter.com/widgets.js" charset="utf-8"></script>

(Nikolaus Tolen\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar