Optimis Denny Siregar Tak Akan Ditangkap, Ade Armando Ungkap Alasannya

Selasa, 07/07/2020 13:41 WIB
Ade Armando & Denny Siregar Pakai Topi Natal. (foto: Riaubarometer.com)

Ade Armando & Denny Siregar Pakai Topi Natal. (foto: Riaubarometer.com)

Jakarta, law-justice.co - Pakar Komunikasi Politik, Ade Armando ikut mengomentari terkait langkah Forum Mujahid Tasikmalaya yang melaporkan Denny Siregar ke polisi.

Kata dia, Denny Siregar tidak hanya dilaporkan, tapi juga diteror oleh kelompok Islam radikal. Bahkan data pribadinya dibocorkan ke publik.

“Denny Siregar diteror kaum radikal pejuang khilafah, syariah, Negara Islam. Alamat dan data pribadi keluarganya dibeberkan kepada publik. Walau terus terang saya tidak mengerti tujuannya apa, suara hujatan, makian, kebencian, dan ancaman nyaring terdengar di media sosial,” ucapnya dalam channel YouTube CokroTV, Selasa 7 Juli 2020.

Awalnya kata dia, Denny dianggap sudah menghina umat Islam gara-gara tulisannya di Facebook pada 27 Juni 2020 berjudul ‘Adek-adekku Calon Teroris Yang Abang Sayang’.

Pada 2 Juli, kata dia, ratusan orang yang tergabung dalam Forum Mujahid Tasikmalaya melaporkan Denny ke Polresta Tasikmalaya.

“Mereka bilang marah karena Denny dalam postingannya itu menampilkan foto santri Pesantren Tahfidz Quran Daarul Ilmi, Kota Tasikmalaya yang hendak berangkat ikut dalam Aksi Damai 313 di depan Masjid Istiqlal Jakarta pada 2019. Denny dianggap melakukan penghinaan, pencemaran nama baik, dan perbuatan tidak menyenangkan penggunaan foto tanpa izin,” katanya.

Dia menjelaskan, seorang pimpinan pesantren menuntut agar Denny ditangkap. Kalau tidak, umat akan aksi besar-besaran di Tasikmalaya. Bahkan akan dilakukan di sejumlah daerah lainnya, seperti Jakarta dan Lampung.

Meski begitu dia, yakin Denny Siregar tidak akan ditangkap polisi.

Pasalnya kata dia, foto anak-anak yang sedang bersiap untuk berangkat Aksi 313 yang diposting Denny itu bukan milik pribadi yang pemuatannya memiliki izin.

Foto itu, kata dia, memang secara pas mewakili apa yang ingin disampaikan Denny melalui tulisannya.

“Perlukah kita khawatir Denny akan ditangkap? Saya yakin tidak. Dia tidak akan ditangkap. Denny menulis tentang anak-anak santri yang kehilangan masa kecilnya, yang seharusnya diisi dengan kedamaian, persahabatan, permainan, keceriaan,” tegasnya.

(Annisa\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar