DPR Minta Evakuasi Korban Banjir Padang Dipercepat
Anggota Komisi VII DPR RI Athari Gauthi Ardi. (AFU)
Anggota Komisi VII DPR RI Athari Gauthi Ardi meminta percepatan evakuasi dan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak banjir di Kota Padang, Sumatera Barat. Keselamatan warga, terutama kelompok rentan, harus menjadi prioritas dalam penanganan bencana.
Athari mengatakan, warga yang masih terjebak banjir perlu segera mendapatkan pertolongan dan dipindahkan ke tempat aman. Ia juga meminta petugas memastikan bantuan menjangkau seluruh masyarakat terdampak, termasuk anak-anak, lansia, dan warga yang membutuhkan penanganan khusus. “Dalam situasi seperti ini, keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Warga yang terdampak perlu segera mendapatkan pertolongan dan dipastikan berada di tempat yang aman,” kata Athari dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (10/10), sebagaimana dilansir Antaranews.
Anggota DPR RI dari daerah pemilihan Sumatera Barat I itu menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan dasar selama masa tanggap darurat. Kebutuhan makanan, air bersih, dan tempat berlindung, menurut dia, harus dipastikan tersedia bagi warga yang terdampak. “Jangan sampai ada warga yang kesulitan mendapatkan bantuan. Kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, dan tempat berlindung harus diperhatikan agar masyarakat bisa melewati kondisi darurat ini dengan baik,” ujarnya.
Athari juga mengingatkan agar penanganan bencana tidak berhenti pada proses evakuasi. Pemerintah dan petugas terkait perlu memastikan pemulihan kondisi warga setelah banjir surut sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman. Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang melaporkan banjir terjadi setelah hujan lebat mengguyur wilayah tersebut sejak Sabtu siang. Kecamatan Koto Tangah dan Kuranji menjadi dua wilayah yang terdampak cukup parah.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton mengatakan petugas masih berfokus mengevakuasi warga yang terjebak banjir. “Fokus kita saat ini melakukan evakuasi warga yang terjebak,” kata Hendri.
Di Kecamatan Kuranji, kawasan Guo Lapau Munggu menjadi salah satu titik terdampak paling parah. Sementara di Kecamatan Koto Tangah, banjir melanda kawasan Lumin Park dan Kampung Apa. Hendri mengatakan banjir juga terjadi di sejumlah wilayah lain di Kota Padang, tetapi dampaknya tidak separah di kawasan tersebut. “Sejauh ini laporan dari dua kecamatan. Kecamatan Kuranji dan Koto Tangah,” ujarnya.




Komentar