Basarnas Sebut 71 Korban KM Virgo Masih Dalam Pencarian

Minggu, 27/09/2026 20:41 WIB
ilustrasi foto basarnas. konteks foto: Operasi pencarian dan penyelamatan KMP Tunu Pratama Jaya (Dok.Basarnas)

ilustrasi foto basarnas. konteks foto: Operasi pencarian dan penyelamatan KMP Tunu Pratama Jaya (Dok.Basarnas)

law-justice.co - Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas melaporkan sebanyak 71 orang korban kecelakaan Kapal Motor Virgo Transport-8 di perairan Laut Jawa masih dalam pencarian per Sabtu, 26 September 2026. Sejauh ini, 172 dari 243 korban kecelakaan KM Virgo sudah ditemukan. Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) terhadap korban terus berjalan. 

Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI M Syafii, mengatakan setiap temuan akan segera dievakuasi dan ditangani sesuai prosedur. "Fokus utama kami adalah menemukan korban yang masih dalam pencarian dan memberikan kepastian kepada keluarga," kata dia dalam keterangan resmi, dikutip, Minggu, 26 September 2026, melansir Tempo.

Dari jumlah korban yang ditemukan, sebanyak 108 orang dalam kondisi selamat, sementara 64 orang ditemukan meninggal dunia. Dalam perkembangan operasi sore ini, tim selam gabungan melaksanakan penyelaman Sortie-IV dari KN SAR Kamajaya pada pukul 16.05 WITA, untuk kembali menyisir dan mencari korban di sekitar lokasi tenggelamnya kapal.

Pada pukul 16.10 WITA, Tim SAR juga berhasil mengangkat satu paket ke permukaan. Selanjutnya, sebanyak empat paket dibawa menuju KRI Gusti Ngurah Rai (GNR) untuk proses penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, informasi dari Kantor SAR Palangka Raya menyebutkan pada Sabtu, 26 September 2026 pukul 11.52 WIB, tim SAR gabungan kembali mengevakuasi satu paket berwarna hitam yang ditemukan di Sungai Cabang, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat.

Pada pukul 18.18 WITA, HS Panther 1311 mendarat di Lanud Syamsudin Noor dengan membawa empat paket hasil evakuasi untuk selanjutnya dilakukan proses identifikasi dan penanganan sesuai prosedur.

Syafii mengatakan koordinasi dan sinergi seluruh unsur SAR Gabungan terus diperkuat, baik dalam pencarian di lokasi utama kecelakaan maupun di wilayah yang berpotensi menjadi lokasi ditemukannya korban.

(Rohman Wibowo\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar