Presiden Prabowo Disebut Kirim Surpres Penggantian Kapolri ke DPR

Sabtu, 13/09/2025 12:43 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Tribun Jateng)

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Tribun Jateng)

law-justice.co - Presiden Prabowo Subianto dikabarkan telah melayangkan surat pergantian Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ke DPR RI.

Berdasarkan informasi yang beredar di kalangan jurnalis ada dua nama calon Kapolri berpangkat Komisaris Jenderal (Komjen) yang dikirim ke Senayan melalui surpres.

Berdasarkan sumber yang diperoleh rekan jurnalis dua nama calon Kapolri muncul berpangkat bintang tiga tersebut berinisial D dan S.

Konfirmasi dilakukan ke pimpinan dan sejumlah anggota Komisi III DPR terkait Supres pergantian Kapolri tersebut tidak ada yang merespon.

Diketahui, sejak insiden aksi demo yang terjadi di Jakarta dan sejumlah daerah yang menewaskan setidaknya 10 korban meninggal dunia, sejumlah elemen masyarakat mendesak Presiden Prabowo agar mencopot Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Masalah reformasi kepolisian sebenarnya sudah dituntut sejumlah pihak dalam aksi atau pernyataan sikap politik.

Terbaru dari Gerakan Nasional Bangsa (GNB) bertemu dengan Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta Pusat pada Kamis, 11 September 2025.

Dalam pertemuan yang berlangsung kurang lebih 3 jam itu, salah satu topik pembahasannya mengenai pembentukan reformasi kepolisian.

Sebelumnya Aktivis 98 yang menuntut segera dilaksanakannya agenda reformasi kepolisian dan perombakan elit politik nasional termasuk didalam agenda refotmasi tersebut adalah prngantian Kapolri.

Aktivis 98 pada tanggal 30 Agustus 2025 dalam kompresi persnya yang diwakili Ubedilah Badrun, Antonius Danar dari Jakarta, Ray Rangkuti dari Ciputat Banten, Surya dari Bandung dan Kusfiardi dari Jogja mendesak Presiden segera mencopot Kapolri dan Kapolda Metro Jaya, atau keduanya memilih mundur termasuk dalam rangka reformasi kepolisian.

“Sekarang waktunya pemerintah mendengarkan rakyat, bukan justru melanggengkan politik elitis yang menjauh dari persoalan masyarakat sehari-hari,” tegas Ray salah satu aktivis 98.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit sendiri telah memimpin institusi Bhayangkara sejak era pemerintahan Presiden Jokowi.

Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hari ini menaikkan pangkat 27 perwira tinggi (pati) Polri menjadi satu tingkat lebih tinggi. Upacara kenaikan pangkat itu digelar di Ruang Rapat Utama, Mabes Polri, Jakarta Selatan hari ini.

Adapun dua pati dinaikkan pangkatnya jadi bintang tiga yakni Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri Karyoto dan Kepala BNN Suyudi Ario Seto. Mereka sebelum berpangkat inspektur jenderal (Irjen) kini menjadi komisaris jenderal (Komjen).***

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar