Gatot Endus Kebangkitan PKI Sejak 2008: Saya Melihat Itu Semua!

Rabu, 23/09/2020 05:52 WIB
Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo (Foto: Antara)

Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo (Foto: Antara)

Jakarta, law-justice.co - Mantan Panglima TNI, Jenderal (Purn) TNI Gatot Nurmantyo mengklaim mengendus bangkitnya gerakan Partai Komunis Indonesia (PKI).

Gatot menyebut, kebangkitan komunis itu bahkan sudah diendusnya sejak 2008 silam.

Hal itu disampaikan deklarator Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) itu dalam video yang diunggah Hersubeno.

“Saya mengamati tentang kemungkinan-kemungkinan bangkitnya gerakan Partai Komunis Indonesia gaya baru diawali sejak 2008,” tuturnya.

Mantan Panglima TNI ini menyatakan, hal itu didapatnya berdasarkan informas-informasi yang didapatnya.

“Sehingga saya memaksakan membungkus semua gerakan ini. Semua pasti ingat dengan proxy war karena belum saatnya saya membuka gerakan mereka,” sambungnya.

Gatot juga menyebut, gerakan kebangkitan komunis ini tidak bisa dilihat bentuknya tetapi bisa dirasakan.

Sementara bibit kebangkitan PKI mulai dirasakan Gatot sejak 2008.

Indikasinya dilihat dari kebijakan meniadakan pelajaran sejarah tentang G30S PKI di seluruh sekolah dan semua strata tingkatan.

Kebijakan inilah yang disebutnya sangat berbahaya. Apalagi yang paling junior adalah kelas 6 SD (pada 2008).

Sekarang mereka semuanya yang duduk di universitas tidak pernah mengenyam pelajaran sejarah tersebut.

“Dan terbukti, pada 2017 terbukti, 90 persen lebih generasi muda tidak percaya adanya PKI,” katanya.

Kebijakan inilah yang disebutnya sangat berbahaya. Apalagi yang paling junior adalah kelas 6 SD (pada 2008).

Sekarang mereka semuanya yang duduk di universitas tidak pernah mengenyam pelajaran sejarah tersebut.

“Dan terbukti, pada 2017 terbukti, 90 persen lebih generasi muda tidak percaya adanya PKI,” katanya.

Dengan data-data yang ada, sambungnya, pada 10 Maret 2014, untuk kali pertamanya memberikan kuliah umum tentang proxy war di Universitas Indonesia (UI).

“Saat itu saya masih menjabat Pangkostrad dan saya beranikan untuk memberikan kuliah umum tentang proxy war di Universitas Indonesia,” katanya.

Kegiatan itu ia lakukan rutin sampai ia menjadi orang nomor satu di TNI.

“Ini terus saya lakukan dan saat saya jadi panglima TNI sudah 59 universitas saya berikan kuliah umum yang fokus pada proxy war,” bebernya.

Kekinian, kata Gatot, gerakan bangkitnya PKI itu akhirnya membuatnya mengambil kebijakan.

Ia memerintahkan kepada seluruh jajarannya agar memutar kembali kekejaman komunis dalam film G30S PKI.

“Pada saat saya menjadi panglima TNI saya melihat itu semua. Maka saya perintahkan jajaran saya semua melihat G30S PKI,” tandasnya.

(Annisa\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar