Akibat Corona Bank Sperma Kurang Pasokan, Mau Jadi Donor Dapat 10 Juta

Minggu, 02/08/2020 00:01 WIB
Ilustrasi Benih Sperma (Ist)

Ilustrasi Benih Sperma (Ist)

China, law-justice.co - Akibat pandemi virus corona telah menyebabkan bank sperma kekurangan stok sperma seperti yang terjadi di China. Banyak relawan yang biasanya mendonasikan sperma kini berkurang drastis akibat corona.

Mengutip dari Daily Mail (30/7), pandemi Covid-19 telah membuat salah satu bank sperma di bagian barat daya China mengalami kekurangan persediaan bibit sperma. Bank sperma tersebut mendesak warga para pria di negara itu untuk segera mendonasikan sperma mereka.

Pejabat bank sperma tersebut, Dr Li Wenfu mengatakan Sperma dari golongan darah O dan A mengalami kekurangan stok yang banyak. Karena itu kami mendesak para pria yang tinggal di lingkungan sekitar untuk berpartisipasi aktif dan segera memberikan donasinya.

Adanya donasi sperma digunakan untuk membantu orang-orang membangun keluarga baru ketika mereka tidak bisa memiliki anak kandung. Seperti, jika seorang pria dinyatakan mandul, jika kedua orangtua adalah pasangan sejenis (wanita) atau jika ada seorang wanita yang ingin memiliki anak tanpa menikah.

Adapun keseluruhan proses donasi akan membutuhkan waktu sekitar 8 bulan dan para donor akan diberikan uang tunai sampai 5.000 yuan atau sekitar Rp 10 juta setelah melewati semua rangkaian proses tahapan donasi.

(Warta Wartawati\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar