Bakal Dihapus, Tenaga Honorer Tertipu Janji Jokowi

Senin, 27/01/2020 09:49 WIB
Guru Honorer Berharap diangkat menjadi calon Aparatur Sipil Negara kepada Presiden Joko Widodo. (Detik)

Guru Honorer Berharap diangkat menjadi calon Aparatur Sipil Negara kepada Presiden Joko Widodo. (Detik)

Jakarta, law-justice.co - Pengamat politik Muhammad Yunus menyebut Pegawai honorer tertipu janji Jokowi bahwa mereka akan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Faktanya kata dia, pemerintah Jokowi malah bakal menggapus pegawai honorer.

“Faktanya pegawai honorer akan dihapus. Artinya Jokowi mengingkari janji terhadap pegawai honorer. Saat kampanye Jokowi berjanji mengangkat honorer menjadi PNS,” katanya seperti melansir suaranasional.com, Ahad (26/1/2020).

Menurut Yunus, dihapusnya pegawai honorer menunjukkan Jokowi tidak berpihak kepada rakyat.

“Konglomerat kelapa sawit disubsidi, honorer dihapus,” ungkapnya.

Kata Yunus, Jokowi tidak memikirkan pengorbanan pegawai honorer.

“Terlebih lagi pegawai guru honorer yang ikut mencerdaskan kehidupan bangsa,” papar Yunus.

Menurut Yunus, harusnya pemerintahan Jokowi membebankan para pengusaha untuk membantu para guru honorer.

“Bisa juga pemerintah daerah menganggarkan dana untuk honorer,” jelas Yunus.

(Annisa\Editor)
Share:



Berita Terkait

Komentar