Puluhan Juta Data Penumpang Lion Air Bocor

Rabu, 18/09/2019 18:16 WIB
Lion Air (abcnews.com)

Lion Air (abcnews.com)

Jakarta, law-justice.co - Lion Air Group terkena masalah lagi.

Puluhan juta rekam data penumpang dari maskapai itu disinyalir bocor dan beredar di forum pertukaran data selama setidaknya stau bulan terakhir.

Melansir Kompas.com dan Bleepingcomputer.com, Rabu (18/9/2019), info tersebut tersimpan dalam di bucket Amazon.

Catatan tersebut hadir dalam dua database. Yang pertama adalah 21 juta catatan penumpang dan yang lainnya dengan 14 juta catatan penumpang, dalam direktori yang menyimpan file cadangan yang dibuat pada Mei 2019 sebagian besar untuk Malindo Air dan Thai Lion Air.

Juga terdapat file catatan Batik Air, salah satu maskapai yang masih menjadi bagian dari Lion Air Group.

Data-data yang bocor tersebut termasuk nama penumpang dan nomor reservasi, alamat, nomor telepon, alamat email, tanggal lahir, nomor handphone, nomor paspor hingga tanggal kadaluarsa paspor.

Masih belum jelas kapan data tersebut pertama kali bisa diakses. Namun, salah satu pengguna mengupulkan informasi sensitif dari berbagai forum pertukaran data yang diterbitkan di situs, kemudian ditautkan di AWS dengan akses terbuka tertanggal 10 Agustus 2019.

Salah satu sumber yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan kepada Bleepingcomputer bahwa persebaran data dari dua database dalam beberapa forum terjadi setelah mereka membagikan URL dari bucket AWS.

Pada Agustus 2012, seseorang menawari mereka di komunitas pertukaran data yang relatif dikenal dan beberapa waktu kemudian bucket tersebut dikunci. Walaupun demikian, dua database catatan penumpang tersebut masih tersimpan di cloud dan beredar, meski tersedia berdasarkan permintaan.

(Gisella Putri\Editor)
Share:


Berita Terkait

Komentar