Respons Menko Yusril soal Beredar Poster Rapat Pemakzulan Gibran

Kamis, 29/10/2026 06:36 WIB
Yusril Ihza Mahendra Menko Kumham Imipas dalam acara pengarahan terhadap pegawai mutasi ke Kemenko Kumham Imipas di Jakarta, Senin (10/2/2025). Foto: Kemenko Kumham Imipas RI

Yusril Ihza Mahendra Menko Kumham Imipas dalam acara pengarahan terhadap pegawai mutasi ke Kemenko Kumham Imipas di Jakarta, Senin (10/2/2025). Foto: Kemenko Kumham Imipas RI

law-justice.co - Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra buka suar merespons soal beredarnya poster undangan konferensi pers bertajuk `Audiensi Persiapan Skenario Pemberhentian Wapres Gibran`.

Dia menegaskan poster tersebut adalah hoaks dan bukan berasal dari pihaknya. Dia menjelaskan, poster itu mengeklaim ada audiensi kepada dirinya namun tanpa pemberitahuan resmi.

"Sebenarnya ingin audiensi kepada saya tapi enggak ada pemberitahuan surat," ujar Yusril di sela konferensi Hari Sumpah Pemuda ke-98 di gedung Makara UI, Rabu (28/10).

Yusril menegaskan kegiatan tersebut bukan inisiatif dari kementeriannya. Bahkan, alamat kantor yang tercantum dalam poster juga salah.

"Jadi jelas itu bukan inisiatif, bukan dari pihak Kementerian, apalagi alamatnya salah. Kami kan sudah bukan di situ kantornya," tegasnya.

Dia menjelaskan, kantor Kemenko Kumham Imipas sudah pindah ke gedung di depan Kedutaan Besar Malaysia, bukan di alamat lama yang tercantum di poster.

"Kami sudah pindah ke gedung di depan Kedutaan Malaysia. Itu bisa datang ke kantor yang lama," pungkasnya.

Sebelumnya, Kemenko Kumham Imipas telah memberikan stempel HOAX pada poster yang beredar di media sosial tersebut dan menyatakan pernyataan terkait pemakzulan Wapres tidak pernah diucapkan oleh Yusril.

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar