PT Pos Membantah Dirut Daud Joseph Mundur Akibat Gaji Karyawan Telat

Kamis, 02/07/2026 16:11 WIB
PT Pos Indonesia tengah tersengat kasus dugaan korupsi pengelolaan kargo dalam penyelenggaraan ibadah haji. (CNBC Indonesia)

PT Pos Indonesia tengah tersengat kasus dugaan korupsi pengelolaan kargo dalam penyelenggaraan ibadah haji. (CNBC Indonesia)

law-justice.co - PT Pos Indonesia (Persero) membantah pengunduran diri Daud Joseph dari kursi direktur utama karena beredar kabar 32 ribu karyawan dan pensiunan perusahaan terlambat menerima gaji.

Corporate Secretary PT Pos Indonesia Iwan Gunawan mengatakan kabar soal keterlambatan pembayaran gaji itu juga tidak benar.

"Tidak ada (kaitannya pengunduran diri Dirut Daud Joseph dengan kabar soal keterlambatan pembayaran gaji)," jelas Iwan kepada CNNIndonesia.com, Kamis (2/7).

"Informasi yang beredar tentang keterlambatan pembayaran gaji karyawan dan pensiunan tidak benar adanya," sambungnya.

Iwan mengatakan seluruh karyawan dan pensiunan tetap menerima gaji seperti biasa.

"Tanggal 1 Juli, seluruh karyawan dan pensiunan tetap menerima gaji sebagaimana biasanya," beber Iwan.

Daud Joseph mengundurkan diri pada Kamis ini. Iwan mengatakan pengunduran diri ini karena keinginan dan pertimbangan pribadi.

"PT Pos Indonesia (Persero) mengumumkan bahwa Direktur Utama Daud Joseph telah menyampaikan permintaan pengunduran diri dari jabatannya pada tanggal 2 Juli 2026. Alasan pengunduran diri adalah murni dari keinginan dan pertimbangan pribadi yang bersangkutan," ujar Iwan.

Iwan menyampaikan perseroan menghormati keputusan Daud Joseph tersebut, serta menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas dedikasi, pengabdian, dan kontribusi yang telah diberikan selama memimpin perusahaan.

Ia memastikan proses transisi kepemimpinan di Pos Indonesia akan dilaksanakan sesuai dengan tata kelola yang berlaku.

"Selama proses tersebut berlangsung, PT Pos Indonesia memastikan kegiatan operasional perusahaan tetap berjalan dan tidak mengganggu proses layanan kepada seluruh stakeholder," jelasnya.

Ia mengatakan sebagai bagian dari Danantara, Pos Indonesia tetap berkomitmen menjalankan amanah Pemegang Saham dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, memperkuat kinerja perusahaan, serta menjalankan program kerja strategis yang sedang berlangsung.

"PT Pos Indonesia menegaskan bahwa saat ini kondisi operasional tetap berjalan lancar dan baik. Seluruh pelaksanaan program transformasi dan agenda strategis Perusahaan terus berjalan sesuai rencana Perusahaan," bebernya.

Sebelum diangkat jadi dirut Pos Indonesia, Joseph menjabat Direktur Operasional dan Keselamatan PT Transportasi Jakarta (Transjakarta).

Namun, ia mengundurkan diri dari posisi itu setelah ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) pada pertengahan Maret 2026.

Penunjukan sesuai dengan Keputusan Para Pemegang Saham PT Pos Indonesia Nomor 168 Tahun 2026 / SK.065/DI-DAM/DO/2026 tanggal 11 Maret 2026.

Daud Joseph adalah seorang profesional di bidang transportasi dengan latar belakang pendidikan Teknik Metalurgi dari Universitas Indonesia, serta Magister Manajemen dari Thunderbird School of Gobal Management.

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar