Ada Belasan Rumah-Kios Hangus Akibat Kebakaran di SPBE Cimuning Bekasi

Kamis, 02/04/2026 14:36 WIB
Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Pertamina di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, terbakar, Rabu malam 1 April 2026. (Beritasatu.com/Rino Fajar Setiawan)

Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Pertamina di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, terbakar, Rabu malam 1 April 2026. (Beritasatu.com/Rino Fajar Setiawan)

law-justice.co - Kebakaran yang melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi, berdampak luas pada permukiman warga. Setidaknya 14 bangunan yang terdiri dari rumah dan kios warga dilaporkan hangus terdampak kobaran api serta ledakan dari fasilitas pengisian gas tersebut.

Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Babihoe mengungkapkan bahwa kebakaran menjangkau radius yang cukup jauh dari titik pusat ledakan. Bahkan, beberapa rumah warga yang berjarak hingga 200 meter dari lokasi SPBE ikut terbakar.

"Karena ini hal yang sangat vital di mana kebakaran dengan gas, LPG ini luar biasa. Itu bahkan sekitar hampir 200 meter dari lokasi, itu rumah itu ada yang terbakar," beber Harris saat meninjau lokasi kejadian di Bekasi.

"Kurang lebih ada 14 rumah yang terdampak ya," sambungnya.

Selain bangunan warga, area utama SPBE seluas 1.500 meter persegi juga dilaporkan ludes terbakar habis. Petugas pemadam kebakaran hanya berhasil mengamankan satu tabung raksasa berkapasitas 50.000 liter agar tidak ikut meledak.

"Ini kalau (luas) tanahnya (SPBE) 2.000 (meter persegi) ya, kurang lebih 2.000. Bangunannya 1.500 yang ada, dan semuanya terbakar habis. Tinggal tabung yang 50.000 yang kita amankan," tuturnya.

Harris memastikan bahwa Pemerintah Kota Bekasi akan melakukan pendataan untuk membantu perbaikan rumah warga, terutama bagi mereka yang tergolong tidak mampu.

"Kita akan coba kaji, kita akan coba datangi, kita survei, dan kalau memang itu pemukiman apalagi kepada mereka yang tidak mampu, itu pasti akan ditanggung oleh Pemerintah Kota Bekasi," jelasnya.

Senada dengan Harris, Camat Mustikajaya Maka Nachrowi menyebutkan bahwa meskipun ada belasan bangunan yang terdampak, sebagian besar penghuninya telah mengungsi secara mandiri. Pihak kecamatan sendiri telah menyiapkan posko bagi warga yang ingin melaporkan kerusakan materiil maupun kendala lainnya pasca-insiden tersebut.

"Kami buat posko untuk barangkali ada warga yang memang membutuhkan bantuan. Namun rata-rata saat ini warga yang rumahnya terdampak memilih mengungsi ke rumah saudara-saudaranya di kampung lain," jelas Nachrowi.

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar