Iran Klaim Hancurkan Gudang Anti-Drone Ukraina di UEA Pakai Rudal
AS saat diserang rudal Iran (Wowkeren)
Militer Iran tersebut mengeklaim rangkaian serangan rudal mereka juga berhasil menargetkan persembunyian para komandan dan militer Amerika Serikat sehingga kemungkinan banyak yang tewas.
Teheran mengatakan sengaja menargetkan gudang sistem anti-drone Ukraina yang digunakan untuk membantu AS dan Israel melalui serangan hibrida oleh Pasukan Luar Angkasa dan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Iran (IRGC).
Jubir Khatam Al Anbia itu juga mencatat bahwa kemungkinan terdapat 21 warga Ukraina dalam serangan Iran ke gudang penyimpanan anti-drone tersebut.
Meski demikian, ia belum mendapatkan informasi yang jelas mengenai nasib para warga negara Ukraina tersebut, dikutip dari kantor berita Iran Tasnim News Agency.
IRGC juga sebelumnya mengeklaim berhasil menghancurkan enam kapal taktis AS di pelabuhan Kuwait dan UEA, menewaskan sejumlah tentara AS.
Kantor Humas IRGC mengumumkan serangan-serangan itu merupakan bagian dari Operasi True Promise 4 gelombang ke-84.
Serangan-serangan tersebut diklaim tetap sasaran menghantam "para tentara Amerika yang frustrasi dan peralatan taktis mereka," dikutip dari kantor berita Iran Tasnim News Agency.
"Dalam operasi ini, yang dilakukan menggunakan rudal balistik dan rudal jelajah Qadr 380, 6 kapal pendaratan utilitas (LCU) Amerika dihantam di pelabuhan Al-Shuwaikh," demikian pernyataan IRGC.
IRGC menambahkan bahwa berdasarkan laporan lapangan, tiga dari kapal taktis ini tenggelam setelah dihantam rudal dan sisanya terbakar.




Komentar