Ini 4 Orang Indonesia yang Masuk Dalam Daftar 500 Orang Terkaya Dunia

Sabtu, 26/09/2020 12:06 WIB
Robert Budi dan Michael Hartono, orang terkaya di Indonesia masuk dalam daftar 500 orang terkaya dunia (foto: tribunnews)

Robert Budi dan Michael Hartono, orang terkaya di Indonesia masuk dalam daftar 500 orang terkaya dunia (foto: tribunnews)

Jakarta, law-justice.co - Bloomberq Billionaire Index mmerilias 500 dafatr nama orang terkaya di dunia saat ini. Dari daftar itu, sejumlah negara menyumbangkan beberapa nama, termasuk Indonesia yang menyumbangkan empat nama orang terkayanya. Mereka adalah Budi dan Michael Hartono, Tan Siok Tjien, dan Sri Prakash Lohia.

Dari keempat orang itu, tiga di antaranya yakni Budi dan Michael Hartono, serta Tan Siok Tjien sama-sama meraih kekayaannya lewat industri rokok. Sementara, Sri Prakash Lohia adalah pebisnis sukses di industri tekstil dan petrokimia.

Budi dan Michael Hartono, atau yang biasa dikenal dengan Hartono bersaudara adalah pemilik PT Djarum atau Djarum Group. Selain memiliki pangsa pasar yang besar di industri rokok, Djarum Group juga menggarap berbagai lini bisnis.

Melansir detikcom, Budi tercatat memiliki kekayaan bersih hingga US$ 12,7 miliar atau sekitar Rp 190,2 triliun (kurs Rp 14.982). Ia menduduki daftar orang terkaya nomor satu di Indonesia, dan urutan ke-139 dari daftar orang terkaya di dunia versi Bloomberg.

Sementara sang kakak menduduki kursi nomor 2 orang terkaya di Indonesia, dan ke-150 di dunia. Kekayaannya mencapai US$ 11,8 miliar atau sekitar Rp 176,7 triliun.

Kekayaan Hartono bersaudara juga diperoleh dari sektor perbankan. Keduanya membeli saham Bank Central Asia (BCA) sejak tahun 1998, tepat pada krisis keuangan Asia. Kini, Hartono bersaudara merupakan pemegang saham mayoritas BCA dengan porsi 54,94%.

Selain memiliki Djarum Group dan saham terbesar BCA, Hartono bersaudara juga merambah sektor lainnya seperti peralatan elektronik, properti, perkebunan, hingga teknologi informasi dan game online.

Mereka menciptakan merek produk elektronik bernama Polytron, yang sempat dikira sebagai merk asing, bukan lokal. Kemudian, Michael dan Budi juga membangun kantor e-Commerce agar mereka dapat mengikuti tren bisnis online yang terus meningkat.

Djarum Group juga telah bergerak ke sektor ritel online yang tumbuh cepat, mengakuisisi Kaskus, Infokost, Blibli, hingga Bolabob, Mindtalk, DailySocial, Kincir, dan Opini. Grup ini juga memiliki saham pengendali di agensi pemasaran digital Merah Cipta Media. Hartono bersaudara juga memiliki investasi di startup game Razer di Singapura

Sama dengan Hartono bersaudara, sumber kekayaan Tan Siok Tjien juga dari industri rokok. Ia adalah istri dari mendiang pendiri PT Gudang Garam Tbk, Tjoa Jien Hwie alias Surya Wonowidjojo yang meninggal sejak tahun 1985.

Ia berperan sebagai pengendali PT Gudang Garam Tbk. Sementara, anak ketiganya Susilo Wonowidjojo menjabat sebagai Presiden Direktur, dan anak perempuannya Juni Setiawati Wonowidjojo menjabat sebagai Presiden Komisioner perusahaan.

Kekayaan bersih Tan Siok Tjien mencapai US$ 5,91 miliar atau sekitar Rp 88,56 triliun (kurs Rp 14.986). Ia menduduki posisi orang terkaya ke-3 di Indonesia, dan ke-359 dalam daftar orang terkaya di dunia.

Tan Siok Tjien adalah satu-satunya wanita Indonesia yang masuk dalam daftar 500 orang terkaya di dunia versi Bloomberg Billionaire Index.

Terakhir adalah Sri Prakash Lohia yang masuk daftar 500 orang terkaya di dunia versi Bloomberg. Kekayaannya diperoleh dari perusahaan miliknya, Indorama Corporation yang bergerak di industri petrokimia dan tekstil.

Kekayaan bersihnya mencapai US$ 5,5 miliar atau sekitar Rp 82,4 triliun. Ia menduduki posisi orang terkaya ke-4 di Indonesia, dan ke-401 di dunia.

 

(Nikolaus Tolen\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar