Krisis, Google Batalkan Kontrak 2000 Pekerja

Senin, 01/06/2020 21:00 WIB
Ilustrasi kantor Google  (foto: bbc.com)

Ilustrasi kantor Google (foto: bbc.com)

Jakarta, law-justice.co - Akibat masalah keuangan, Google dilaporkan sudah membatalkan tawaran kerja ke lebih dari 2000 pekerja kontrak.

Masalah keuangan yang melilit Google disebabkan pendapatan iklan yang merosot di tengah pandemi.

Dilansir dari The New York Times, Chief Financial Office Google Ruth Porat mengatakan, perusahaan akan mengurangi perekrutan tahun ini.

"Perusahaanya sedang menghadapi krisis global dengan durasi yang tidak jelas," kata dia.

Sehingga kata dia, 2000 posisi kontrak di seluruh dunia akan dibatalkan.

Berdasarkan data, perusahaan itu memiliki lebih dari 130 ribu pekerja kontrak dan 123 ribu karyawan tetap.

Pembatalan tawaran kerja ini diprediksi bakal menambah jumlah orang yang kehilangan pekerjaannya. Dikutip dari Times via Antara, beberapa orang sudah mulai meninggalkan posisi karyawan tetap untuk menerima pekerjaan kontrak dari Google.

Hal itu dilakukan secara sukarela karena diduga mereka tidak mendapatkan tunjangan.

(Tim Liputan News\Yudi Rachman)

Share:



Berita Terkait

Komentar