Meski Diperketat, Jumlah Kendaraan Keluar Jakarta Terus Meningkat

Jum'at, 22/05/2020 19:00 WIB
Jasa Marga mencatat ada peningkatan kendaraan pribadi yang keluar Jakarta (Foto:Jasa Marga)

Jasa Marga mencatat ada peningkatan kendaraan pribadi yang keluar Jakarta (Foto:Jasa Marga)

Jakarta, law-justice.co - Meski ada penyekatan dan pembatasan di beberapa titik ruas tol, jumlah kendaraan yang keluar dari Jakarta terus meningkat.

Hal itu terbukti pada periode H-7 hingga H-3 lebaran 2020 yang jatuh pada 17-21 Mei 2020, PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat total 367.703 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui arah Timur, arah Barat dan arah Selatan. Angka ini turun 61% jika dibandingkan lalu lintas (lalin) di periode Lebaran tahun 2019.

Untuk distribusi lalu lintas di ketiga arah adalah sebesar 39% dari arah Timur, 35% dari arah Barat dan 26% dari arah Selatan, dengan rincian sebagai berikut:

Juru bicara Jasa Marga Dwimawan Heru menjelaskan, beberapa titik menjadi jalur keluar kota Jakarta. Misalnya, dari dari arah timur yang merupakan kontribusi lalin dari dua Gerbang Tol (GT) pengganti GT Cikarang Utama, yaitu GT Cikampek Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Trans Jawa dan GT Kalihurip Utama untuk pengguna jalan menuju Jalan Tol Cipularang-Padaleunyi.

"GT Cikampek Utama 1, dengan jumlah 78.013 kendaraan, turun sebesar 81% dari Lebaran tahun 2019. GT Kalihurip Utama 1, dengan jumlah 64.898 kendaraan, turun sebesar 58% dari Lebaran tahun 2019. Total kendaraan yang melintas menuju arah Timur adalah sebanyak 142.911 kendaraan, turun sebesar 75% dari Lebaran tahun 2019," katanya.

Sedangkan dari arah Barat, Jasa Marga juga mencatat jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui GT Cikupa Jalan Tol Merak-Tangerang adalah sebesar 128.051 kendaraan, turun sebesar 43% dari Lebaran tahun 2019.

Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari arah Selatan/Lokal melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi adalah sebesar 96.741 kendaraan, turun sebesar 30% dari Lebaran tahun 2019.

Untuk lalu lintas harian sejak H-7 s.d H-3 Lebaran 2020, Jasa Marga mencatat lalu lintas tertinggi untuk kendaraan yang meninggalkan Jakarta dari ketiga arah tersebut terjadi pada H-4 Lebaran tahun 2020, yaitu sebesar 87.377 kendaraan.

(Tim Liputan News\Yudi Rachman)
Share:



Berita Terkait

Komentar