Pemain Muda Sebut Barcelona Hanya Omong Besar Tentang La Masia

Minggu, 23/02/2020 01:00 WIB
Carles Perez (Foto: Instagram/@ASRoma)

Carles Perez (Foto: Instagram/@ASRoma)

law-justice.co - Mantan striker Barcelona Carles Perez mengkritik cara klub Catalan itu memperlakukan pemain muda lulusan akademi La Masia. Menurut dia, Barcelona terlalu membangga-banggakan akademinya, tapi tidak memberi banyak kesempatan bagi para pemain muda.

Carles Perez memutuskan untuk hengkang ke AS Roma pada bursa transfer Januari. Keputusannya itu diambil setelah Barcelona memberitahu bahwa ia tidak masuk dalam rencana pelatih anyar Quequi Setien. Perez marah dengan kenyataan tersebut.

"Saya seorang pria yang telah memberikan segalanya untuk Barcelona sejak saya masih kecil. Impian saya adalah mencapai tim utama. Saya mencapainya dan sekarang mereka mengambilnya dari saya tanpa alasan," kata Perez dalam sebuah wawancara dengan Mundo Depotivo.

Pemain 22 tahun itu mengatakan, Barcelona berbicara terlalu berlebihan dengan pemain lulusan akademi La Masia, tapi tidak memperlakukan para pemain muda dengan adil.

"Mereka berbicara banyak tentang akademi dan pada akhirnya, mereka menunjukkan yang sebaliknya," kata Perez, yang baru saja mencetak gol perdana untuk Roma dalam laga melawan Gent di Liga Eropa.

Akhir-akhir ini, Blaugrana dinilai terlalu banyak membeli pemain tapi mengesampingkan potensi yang dimiliki pemain muda lulusan La Masia. Hal itu membuat banyak pemain memutuskan hengkang demi mendapat waktu bermain lebih banyak.

Sebelum Perez, pemain lain yang memutuskan pergi adalah Rafinha Alcantara, Charles Alena, dan Denis Suarez. Ditambah beberapa pemain yang belum sempat merasakan debut di tim utama seperti Marc Cucurella dan Xavi Simons.

"Aku memikirkan apa yang dikatakan Cucurella. Di Barcelona, Anda selalu ingin menang tetapi tidak lagi punya kesabaran menunggu produk akademi," ucap Perez.

Keputusan Barcelona menjual Perez langsung dibayar karma. Mereka kini tengah krisis striker. Luis Suarez dan Ousmane Dembele harus istirahat beberapa bulan. Hanya ada Lionel Messi, Antoine Griezmann, dan Ansu Fati.

"Kadang-kadang Anda membuat keputusan yang baik dan kadang-kadang tidak. Tapi aku bersyukur dan berterima kasih pada Barcelona. Aku tidak memandang buruk Barcelona. Barcelona adalah masa lalu dan saya fokus pada Roma," pungkas pemain berkebangsaan Spanyol itu.

Beruntung, Blaugrana diberi izin oleh La Liga untuk mendatangkan pemain Leganes Martin Braithwaite. Pemain asal Denmark itu langsung diturunkan saat Barcelona menjamu Eibar di Camp Nou, Sabtu (23/2/2020) malam. Bermain 10 menit terakhir, Braithwaite berperan penting dalam terciptanya 2 gol dari terakhir Barca.

Tuan rumah akhirnya berhasil memang dengan skor 5-0. Lionel Messi mencetak 4 gol, memantapkan statusnya sebagai top skor sementara La Liga dengan koleksi 18 gol.

(Januardi Husin\Editor)
Share:



Berita Terkait

Komentar