Posisi Wadirut PLN Dihidupkan Lagi, Diisi Mantan Staf Jokowi

Selasa, 10/12/2019 05:50 WIB
Ilustrasi PLN. (ist)

Ilustrasi PLN. (ist)

Jakarta, law-justice.co - Kementerian BUMN memastikan jabatan wakil direktur utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan kembali diaktifkan setelah dihapus sejak 2009 lalu.

“(PLN) banyak yang dirombak. Ada wadirut juga,” ujar Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (9/12/2019) seperti melansir kompas.com.

Namun Arya tak mau mengungkapkan siapa yang akan diangkat jadi orang nomor dua di perusahaan listrik plat merah tersebut.

Dia hanya mengungkapkan bahwa posisi Wadirut penting untuk membantu tugas-tugas Dirut PLN. Sebab, ke depannya banyak tugas yang akan dikerjakan PLN.

“( Wadirut PLN) untuk memperkuat lah, karena ke depan PLN bakal banyak isu di sana. Isu ngurangi impor dan (pengembangan) EBT,” kata Arya.

Sementara itu, berdasarkan sumber di lingkungan Kementerian BUMN, mengatakan Wadirut PLN akan diduduki oleh Darmawan Prasodjo. Dia juga pernah menjabat Deputi I Kepala Staf Kepresidenan.

Tak hanya itu, Darmawan juga saat ini menjadi Dewan Komisaris PT PLN.

Sebelumnya, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir telah menunjuk Rudiantara sebagai Direktur Utama PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Nantinya, Rudiantara akan diberi pekerjaan rumah untuk menekan impor solar di PLN. Tak hanya itu, mantan Menteri Komunikasi dan Informatika itu juga diberi tugas untuk melanjutkan pembangunan pembangkit listrik 35.000 Mega Watt (MW).

“Pak Presiden Jokowi bilang minta impor tekan terus, PLN yang termasuk harus menekan impor. Pak Rudiantara (dianggap) paling tepat menangani itu,” ujar Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga di kantornya, Jakarta, Senin (9/12/2019).

(Ade Irmansyah\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar