Ceramah Tentang Salib, UAS Tolak Minta Maaf

Rabu, 21/08/2019 20:32 WIB
Pendakwah Abdul Somad (Foto: Popmagz)

Pendakwah Abdul Somad (Foto: Popmagz)

Jakarta, law-justice.co - Ustad Abdul Somad memastikan tidak akan menyampaikan permintaan maaf atas kegaduhan dari ceramahnya yang menyinggung sejumlah umat Nasrani. Saat ditanya kemungkinan itu, dia justru menjelaskan bahwa ceramahnya sesuai dengan ajaran Islam.

"Saya menjelaskan tentang aqidah agamah saya, dengan komunitas umat islam, di dalam rumah ibadah saya, bahwa kemudian ada orang yang tersinggung dengan penjelasan saya, apakah saya musti meminta maaf?," ujarnya usai berkunjung ke Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI), Menteng, Jakarta Pusat seperti dilansir Tempo.co.

Dia pun mengutip pernyataan dalam Al-Qur`an yang artinya, "Sesungguhnya, maaf, memang bunyi ayatnya begitu, Sesungguhnya kafirlah orang yang mengatakan Allah itu tiga dalam satu, satu dalam tiga."

Abdul Somad menegaskan kembali bahwa penjelasan itu disampaikan kepada internal umat Islam. Namun dia tidak menyangkal bahwa penjelasan tersebut bakal menyinggung umat agama lain jika ikut mendengarkan. "Apakah perlu saya minta maaf? Ajaran saya itu," ujar ia.

Somad sebelumnya sudah pernah melakukan klarifikasi terkait ceramahnya tersebut. Dia menyatakan bahwa ceramah tersebut terjadi tiga tahun lalu dan konteksnya adalah dia menjawab pertanyaan jamaah pengajian tersebut. Ceramah itu sendiri dilakukan di Masjid At-Taqwa, Desa Simpang Kelayang, Riau.

(Annisa\Editor)
Share:


Berita Terkait

Komentar