Turki Kecam Presiden Prancis yang Temui Pemimpin Kurdi Suriah

Minggu, 21/04/2019 09:03 WIB
Paramiliter perempuan Kurdi di Suriah (Foto: PressFrom)

Paramiliter perempuan Kurdi di Suriah (Foto: PressFrom)

Turki, law-justice.co - Turki mengecam Presiden Prancis Emmanuel Macron yang menemui satu delegasi kelompok yang dinamakan SDF, yang dipimpin oleh cabang kelompok Kurdi atau PKK di Suriah, Sabtu (20/4).

"Kami mengutuk bahwa Presiden Prancis Emmanuel Macron menerima delegasi yang disebut Pasukan Demokratis Suriah (SDF), yang dipimpin oleh PYD/YPG --cabang kelompok teror PKK di Suriah," kata Hami Aksoy, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Turki, di dalam satu pernyataan.

"Upaya ini untuk memberi keabsahan palsu buat perluasan kelompok teroris adalah langkah yang keliru yang tidak sejalan dengan hubungan persekutuan," tambah Aksoy, sebagaimana dikutip Kantor Berita Turki, Anadolu --yang dipantau Antara di Jakarta, Sabtu pagi.

Ia menggaris-bawahi bahwa penting untuk menghalangi setiap agenda yang ditujukan pada persatuan politik dan keutuhan wilayah Suriah.

Aksoy juga kembali mengatakan Turki takkan ragu untuk melakukan tindakan pencegahan yang perlu guna menjamin keamanan nasionalnya.

Dalam lebih dari 30 tahun aksi teror terhadap Turki, PKK --yang dimasukkan ke dalam organisasi teroris oleh Turki, AS dan Uni Eropa-- telah bertanggung-jawab atas kematian hampir 40.000 orang, termasuk perempuan dan anak kecil.

Sebagaimana yang dilansir dari Antara, AS, yang menganggap PKK sebagai organisasi teroris, mengubah nama YPG menjadi SDF pada Juli 2017 untuk menjauhkannya dari PKK.

(Muhammad Mu'alimin\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar