Picu Peran Jokowi di Istana, Seskab Teddy Disebut Diganti Kapten Dali
Picu Peran Jokowi di Istana, Seskab Teddy Disebut Diganti Kapten Dali. (Istimewa).
law-justice.co - Sebagai informasi, isu perombakan kabinet atau reshuffle kembali mengemuka dan memicu beragam spekulasi liar di media sosial.
Kali ini, sosok yang disebut-sebut bakal di copot ialah posisi Sekretaris Kabinet, Letkol Teddy Indra Wijaya.
Munculnya kabar penggantian oleh Kapten Dali Darulqutni tersebut menyeret nama Presiden ke-7 RI Joko Widodo dalam pusaran konstelasi politik Istana Kabinet Merah Putih.
Wacana tersebut disampaikan oleh pengguna platform media sosial melalui akun @djodybukanjodi pada Selasa, 3 November 2026.
"The issue of Seskab Lieutenant Colonel Teddy being replaced by Captain Dali Darulqutni is actually not far from the suspected betrayal. It`s just suspected, but in my opinion, Teddy is the link to Jokowi`s power in the Red White Cabinet," tulis akun @djodybukanjodi pada Selasa, 3 November 2026.
Unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar warganet yang menanggapi pengaitan isu internal Istana dengan pengaruh politik Joko Widodo.
Akun @sussywangsadinata menyampaikan sindiran terkait kecenderungan publik yang kerap menyalahkan pihak luar atas dinamika di lingkaran Istana pada Selasa, 3 November 2026.
"Jokowi lagi yang salah 🤣😂 enak banget ya era RI 1 sekarang, tinggal bikin aja issue dikaitkan dengan Jokowi, aman tuh dari hujatan rakyat," tulis akun @sussywangsadinata pada Selasa, 3 November 2026.
Pandangan senada turut dilontarkan oleh akun @hernawati_id yang menilai kepemimpinan nasional saat ini juga tidak lepas dari persoalan internal pada Selasa, 3 November 2026.
"Bener banget kak. emang paling enak cari kambing hitam utk disalahkan.. padahal RI1 skrg juga problematik," tulis akun @hernawati_id pada Selasa, 3 November 2026.
Di sisi lain, akun @rahimrewalza menyampaikan tanggapan kritis terhadap rekam jejak pemerintahan sebelumnya pada Selasa, 3 November 2026.
"Karena jkw memang presiden paling bobrok yang pernah memimpin indonesia," tulis akun @rahimrewalza pada Selasa, 3 November 2026.
Dinamika respons warganet juga menyoroti pola narasi politik yang berkembang di ruang publik, sebagaimana disampaikan oleh akun @indrascyah pada Selasa, 3 November 2026.
"wah istana lagi kacau waktunya: a. salahin Jokowi b. salahin Anies ga pernah ada opsi introspeksi," tulis akun @indrascyah pada Selasa, 3 November 2026.
Tanggapan tersebut dibalas oleh akun @tabrnial25 yang menambahkan opsi kritik lain pada Selasa, 3 November 2026.
"c. salahin banteng memang isinya orang problematik semua di istana," tulis akun @tabrnial25 pada Selasa, 3 November 2026.
Pemilik akun @djodybukanjodi kemudian menanggapi barisan komentar tersebut secara singkat pada Selasa, 3 November 2026.
"C. Salahin netijen," tulis akun @djodybukanjodi pada Selasa, 3 November 2026.
Sementara itu, akun @nonie.jias meragukan besarnya pengaruh Joko Widodo dengan mengaitkannya pada putusan perkara hukum di Mahkamah Konstitusi pada Selasa, 3 November 2026.
"jokowi lagi yg kena wkwkwk, kalau dia sekuat itu. gk mungkin ada polemik ijasah gibran sampai ke MK," tulis akun @nonie.jias pada Selasa, 3 November 2026.
Sorotan publik terhadap situasi internal pemerintah pusat juga disinggung oleh akun @gorden.du pada Selasa, 3 November 2026.
"Gue kira selama ini cuma gosip doang, eh ternyata emang se-problematik itu ya aslinya," tulis akun @gorden.du pada Selasa, 3 November 2026.
Adapun akun @fadilahramlan menyampaikan komentar bernada sindiran atas dinamika kekuasaan tersebut pada Selasa, 3 November 2026.
"Kalo ga kuat anaknya jadi tukang cendol bloon...😆😆😆😆," tulis akun @fadilahramlan pada Selasa, 3 November 2026.
Perdebatan hangat warga netizen ini mencerminkan tingginya perhatian publik terhadap stabilitas politik serta komposisi pejabat strategis di lingkaran inti Presiden Prabowo Subianto.




Komentar