Trump & Putin Sepakat, Solar Rusia Langsung Dikirim ke AS
Trump dan Putin. (Business Insider)
Pengiriman ini akan menjadi impor produk minyak pertama AS dari Rusia sejak mantan Presiden Joe Biden mengumumkan larangan impor minyak dan produk minyak bumi Rusia pada 2022.
Dilansir dari Reuters, Jumat (23/10/2026), hal ini berdasarkan data pelacakan kapal yang dirilis pada Jumat. Adapun Trump mengumumkan kesepakatan tersebut pada bulan ini.
Kesepakatan tersebut merupakan bagian dari upayanya menekan harga diesel yang melonjak tajam menjelang pemilihan umum paruh waktu AS pada 3 November mendatang.
Trump juga memberikan pengecualian terhadap sejumlah ketentuan dalam undang-undang sanksi baru AS terhadap Rusia. Selain itu, Trump mengancam akan melarang ekspor solar AS ke Eropa apabila negara-negara di kawasan tersebut tidak mengeluarkan lebih banyak pasokan dari cadangan darurat mereka untuk membantu menurunkan harga.
Tanker berlayar ke AS
Kapal tanker yang berlayar berukuran sedang berbendera Malta, Agioi Fanendes, memuat 40.000 metrik ton solar berkadar sulfur sangat rendah di Pelabuhan Primorsk, Rusia, yang terletak di kawasan Laut Baltik, pada 22 Oktober. Informasi tersebut berdasarkan data pengiriman LSEG.
Kapal tersebut diperkirakan tiba di Amerika Serikat pada 7 November mendatang. Identitas pembeli dan penjual dalam transaksi tersebut belum diketahui.
Pada 9 Oktober, Trump mengumumkan Rusia akan segera mengekspor 300.000 metrik ton solar atau setara 2,25 juta barel ke AS dan pasar global. Pengiriman tersebut akan disusul dengan tambahan 500.000 ton pada November dan 1 juta ton lainnya segera setelah itu.
Juru bicara Kremlin pada Jumat mengonfirmasi bahwa kapal pertama yang termasuk dalam kesepakatan tersebut telah berangkat. Namun, ia tidak menjelaskan apakah kapal itu menuju pasar AS atau negara lainnya.
"Sejauh yang saya ketahui, Kementerian Energi telah melaporkan bahwa kapal tanker pertama memang sudah berangkat menuju penerima atau pembelinya. Pengiriman selanjutnya akan terus berlangsung secara stabil mulai sekarang," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.
Kesepakatan dengan AS tersebut mencakup keputusan Rusia mencabut larangan ekspor diesel yang sebelumnya diberlakukan secara sepihak. Uni Eropa memberlakukan embargo penuh terhadap impor produk minyak Rusia pada Februari 2023 akibat perang di Ukraina.

Komentar