Wagub Gorontalo Akan Coba MBG Prasmanan untuk Siswa

Sabtu, 10/10/2026 14:27 WIB
Makan Bergizi Gratis (Indonesia.Goverment.id)

Makan Bergizi Gratis (Indonesia.Goverment.id)

law-justice.co - Wakil Gubernur (Wagub) Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie membuka peluang penerapan sistem prasmanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah untuk memberikan pilihan kepada siswa dalam mengambil makanan sesuai kebutuhan dan takaran masing-masing.

"Tidak menutup kemungkinan Gorontalo juga bisa menerapkan model MBG prasmanan. Kita perlu mencoba dan melihat bagaimana pelaksanaannya. Namun, semuanya tetap harus dalam pengawasan yang baik," jelas Idah di Gorontalo, Sabtu (10/10) mengutip Antara.

Menurut dia, inovasi penyajian perlu diimbangi dengan pengawasan kualitas makanan, kebersihan, dan keamanan pangan agar pelaksanaan program MBG berjalan sesuai standar.

Ia juga menekankan pentingnya konsistensi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam menyediakan makanan yang layak bagi penerima manfaat.

Kualitas pelayanan menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam penilaian Badan Gizi Nasional (BGN), termasuk peluang memperoleh penilaian bintang bagi SPPG yang memenuhi ketentuan.

Idah menilai penyediaan makanan dengan anggaran Rp10 ribu per porsi dapat menghasilkan sajian yang layak apabila dikelola dengan baik. Karena itu, setiap SPPG diharapkan menjaga mutu menu sekaligus memastikan makanan aman dikonsumsi.

Selain mengandalkan pengawasan dari penyelenggara program, Idah meminta pihak sekolah, terutama guru, ikut memastikan makanan yang diterima siswa tetap bersih dan aman. Penataan serta penutupan wadah makanan perlu diperhatikan selama proses pendistribusian.

Hal tersebut menjadi perhatian Idah saat meninjau penyajian MBG di SMA Negeri 1 Suwawa, Kabupaten Bone Bolango, Jumat (9/10). Dalam peninjauan itu, ia melihat langsung menu yang disiapkan SPPG Polres Buludawa di bawah naungan Polda Gorontalo.

Program MBG di sekolah tersebut melayani 618 penerima manfaat, terdiri atas 573 siswa, 35 guru, dan 10 tenaga kependidikan.

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar