Ketua DPR: Insya Allah Setelah Zuhur Calon Kapolri Dilantik Presiden

Kamis, 01/10/2026 11:00 WIB
Ketua DPR RI Puan Maharani. (Fajarasia)

Ketua DPR RI Puan Maharani. (Fajarasia)

law-justice.co - Sebagaimana diketahui, DPR RI telah resmi menyetujui Komjen Pol Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri baru menggantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Ketua DPR RI, Puan Maharani menyebut Suyudi akan dilantik Presiden RI Prabowo Subianto sebagai Kapolri Kamis (1/10) siang ini.

"Insya allah setelah zuhur calon kapolri segera dilantik presiden," kata Puan dalam rapat paripurna.

Suyudi yang saat ini menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) diusulkan Prabowo lewat surat presiden ke DPR untuk diuji kepatutan dan kelayakannya (fit and proper test) guna menggantikan Jenderal Listyo Sigit sebagai Kapolri, Kamis pagi.

Fit and proper test Suyudi berjalan singkat. Ia mendapat persetujuan Komisi III DPR sebagai Kapolri. Beberapa saat setelah rangkaian di Komisi III DPR itu, pencalonan Suyudi pun diterima dalam rapat paripurna.

Dalam fit and proper test itu, Suyudi memaparkan visi misi yang mengusung tema Polri Bersama Masyarakat.

Dia mengatakan memasuki dekade keempat perjalanan reformasi Polri, harus diakui bahwa transformasi struktural, instrumental, dan terutama kultural bukanlah pekerjaan yang mudah.

"Kritik dan keluhan publik masih kita terima. Bagi saya, hal itu bukan sesuatu yang harus ditutupi. Kritik yang berbasis fakta adalah sistem peringatan dini agar institusi mengetahui bagian mana yang harus segera diperbaiki," kata Suyudi di ruang rapat Komisi III DPR itu.

Menurutnya, Pembentukan Komisi Percepatan Reformasi Polri melalui Keputusan Presiden Nomor 122/P Tahun 2025 merupakan momentum penting untuk mempercepat pembenahan.

Tujuannya, menurutnya, bukan untuk melemahkan Polri, melainkan memperkuat profesionalisme, akuntabilitas, kualitas pelayanan, serta kedekatan Polri dengan masyarakat.

Suyudi mengatakan jika memperoleh amanah sebagai Kapolri, ia akan melanjutkan pembenahan dengan melihat kekurangan institusi secara jernih, sekaligus menjaga dan memperluas capaian yang telah dibangun para pendahulu.

Dia mengatakan tema Polisi Bersama Masyarakat merupakan doktrin dan arah transformasi Polri yang menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi tugas kepolisian.

"Tema yang saya usung adalah Polisi Bersama Masyarakat, sebagai doktrin kepemimpinan dan arah transformasi yang menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi tugas kepolisian," katanya.

 

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar