Komjen Suyudi Usung Tema Polri Bersama Masyarakat, DC Salah Satu Fokus

Kamis, 01/10/2026 10:16 WIB
Komjen Suyudi Ario Seto Jalani Uji Kelayakan Calon Kapolri di DPR RI. (Istimewa).

Komjen Suyudi Ario Seto Jalani Uji Kelayakan Calon Kapolri di DPR RI. (Istimewa).

law-justice.co - Sebagaimana diketahui, sosok Komjen Pol Suyudi Ario Seto diusulkan Presiden RI Prabowo Subianto sebagai calon Kapolri.

Suyudi yang saat ini menjabat Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) diusulkan Prabowo lewat surat presiden ke DPR untuk diuji kepatutan dan kelayakannya (fit and proper test) guna menggantikan Jenderal Listyo Sigit sebagai Kapolri, Kamis (1/10) pagi.

Setelah fit and proper test sekitar 20 menit, Komisi III DPR menyetujui apabila Suyudi jadi Kapolri. Beberapa saat setelah rangkaian di Komisi III DPR itu, pencalonan Suyudi pun diterima dalam rapat paripurna DPR yang digelar tak lama setelahnya.

Dalam fit and proper test itu, Suyudi memaparkan visi misi yang mengusung tema Polri Bersama Masyarakat.

Dia mengatakan memasuki dekade keempat perjalanan reformasi Polri, harus diakui bahwa transformasi struktural, instrumental, dan terutama kultural bukanlah pekerjaan yang mudah.

"Kritik dan keluhan publik masih kita terima. Bagi saya, hal itu bukan sesuatu yang harus ditutupi. Kritik yang berbasis fakta adalah sistem peringatan dini agar institusi mengetahui bagian mana yang harus segera diperbaiki," kata Suyudi di ruang rapat Komisi III DPR itu.

Menurutnya, Pembentukan Komisi Percepatan Reformasi Polri melalui Keputusan Presiden Nomor 122/P Tahun 2025 merupakan momentum penting untuk mempercepat pembenahan.

Tujuannya, menurutnya, bukan untuk melemahkan Polri, melainkan memperkuat profesionalisme, akuntabilitas, kualitas pelayanan, serta kedekatan Polri dengan masyarakat.

Suyudi mengatakan jika memperoleh amanah sebagai Kapolri, dia akan melanjutkan pembenahan dengan melihat kekurangan institusi secara jernih, sekaligus menjaga dan memperluas capaian yang telah dibangun para pendahulu.

Dia mengatakan tema Polisi Bersama Masyarakat merupakan doktrin dan arah transformasi Polri yang menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi tugas kepolisian.

"Tema yang saya usung adalah Polisi Bersama Masyarakat, sebagai doktrin kepemimpinan dan arah transformasi yang menempatkan masyarakat sebagai pusat orientasi tugas kepolisian," katanya

Selain itu, Komjen Suyudi menjelaskan debt collector sebagai prioritas penanganan dalam programnya.

"Premanisme dan pemerasan, kejahatan jalanan, tawuran, dan debt collector juga menjadi prioritas," kata Suyudi.

Dia mengatakan hal ini menjadi salah satu prioritas penindakannya.

Usai disahkan di Paripurna, nama Suyudi selanjutnya akan dilantik Prabowo menjadi Kapolri menggantikan Listyo Sigit.

Profil singkat Suyudi

Suyudi sebelumnya dilantik Prabowo menjadi Kepala BNN pada 25 Agustus 2025 lalu. Dia menggantikan Kepala BN yang lama, Komjen Pol Martinus Hukom.

Mengutip dari Antara, Suyudi yang lahir di Jakarta pada 14 Juli 1973, merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) pada tahun 1994.

Sepanjang perjalanan kariernya, Suyudi telah menjabat sejumlah jabatan reserse dan struktural, terutama di Jakarta.

Pada awal kariernya, dia menjabat sebagai Kanit II Resmob Polda Metro Jaya. Selain itu, ia juga pernah menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, dan Kanit Resmob Bareskrim Polri.

Suyudi mulai menduduki jabatan kapolsek melalui jabatan Kapolsek Metro Tanah Abang pada tahun 2012 dan dilanjutkan menjadi Kapolsek Metro Penjaringan.

Jabatannya terus meningkat. Tidak hanya kapolsek, ia juga didapuk menjadi kapolres pada periode 2014-2017 pada jabatan Kapolres Majalengka, Kapolres Bogor, Kapolresta Bogor Kota, hingga Kapolres Metro Jakarta Pusat.

Kemudian, mulai tahun 2017, Suyudi mulai menduduki jabatan di Bareskrim Polri, di antaranya dengan menjadi Wakil Direktur Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Wadirtipideksus) dan Wakil Direktur Direktorat Tindak Pidana Siber (Wadirtipidsiber) Bareskrim Polri.

Pada tahun 2023, ia menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya dan hingga akhirnya pada tahun 2024, menjabat sebagai Kapolda Banten.

Jabatan itu tidak lama diembannya. Pada tahun 2025, dia dimutasi menjadi Pati Bareskrim Polri hingga akhirnya didapuk menjadi Kepala BNN hingga saat ini ketika diajukan Prabowo untuk jadi calon Kapolri.

 

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar