Bahlil Sebut Uji Coba CNG Tabung 3 Kg ke Warga Pekan Depan

Selasa, 11/08/2026 20:54 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (BPMI)

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (BPMI)

law-justice.co - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkap uji coba tabung Compressed Natural Gas (CNG) 3 kg, alternatif LPG 3 kg, ke masyarakat akan dilakukan pekan depan.

"Uji coba nanti minggu depan. Kita cek dulu ya," ujar Bahlil ketika ditemui di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Selasa (11/8).

Pekan lalu, Bahlil mengungkap pengujian CNG 3 kg memasuki tahap akhir.

"Saya baru tiga hari lalu mendapat presentasi hasil tabung 3 kg dan valve-nya. Sekarang Lemigas lagi uji yang terakhir," beber Bahlil ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM Jakarta, Senin (3/8), melansir Antara.

Saat itu, Bahlil menjelaskan tabung CNG 3 kg tinggal melakukan uji tembak dengan pembakaran 850 derajat celcius. Nantinya, uji tembak tersebut akan dilakukan di China dan Indonesia.

Ia pun berharap Agustus ini pemerintah sudah bisa melakukan perkenalan CNG 3 kg kepada masyarakat.

"Doakan saja, doakan, ya. Yang terbaik untuk ibu pertiwi tercinta," jelas Bahlil.

CNG bukan teknologi baru karena telah digunakan di sektor perhotelan, restoran, kafe (horeka), hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, pemanfaatannya selama ini masih terbatas pada tabung berkapasitas besar di atas 10 hingga 20 kilogram.

Menurut Bahlil, tantangan utama dalam uji coba adalah aspek teknis karena tekanan gas CNG sekitar 200 hingga 250 bar, lebih kuat apabila dibandingkan dengan LPG yang tekanannya berada di kisaran 5-10 bar.

Dia juga mengatakan pemerintah terus mengkaji penggunaan CNG sebagai alternatif pengganti LPG tabung 3 kilogram guna mengurangi ketergantungan impor energi, sehingga uji coba harus terus dilakukan.

Menurut Bahlil, CNG memiliki keunggulan karena seluruh bahan bakunya tersedia di dalam negeri, termasuk sumber gas alam yang melimpah.

Selain itu, pemerintah juga menemukan cadangan gas baru di Kalimantan Timur yang berpotensi dialokasikan untuk kebutuhan domestik.

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar