Brimob dan Pelaku Curanmor Baku Tembak di Citra Raya Tangerang
Ilustrasi Penembakan Massal Membabi Buta (Ist)
Berdasarkan video yang beredar, terlihat seorang polisi tak berseragam mengejar dua orang diduga pelaku curanmor yang hendak melarikan diri usai menggasak sebuah motor Honda Beat. Aksi kejar-kejaran itu terjadi di sekitaran Bundaran 3 Kawasan Citra Raya.
Aksi baku tembak itu diawali dengan tembakan peringatan yang dilepaskan petugas kepolisian ke udara. Namun, salah satu pelaku justru melakukan perlawanan dengan membalas dengan tembakan. Situasi itu membuat para pengendara heboh dan menghentikan laju kendaraanya.
Kepala Seksi Humas Polresta Tangerang Ipda Tri Leksono mengatakan, insiden bermula saat seorang anggota Brimob Polda Metro Jaya yang sedang berpatroli menerima informasi dari petugas keamanan mengenai pencurian sepeda motor di sebuah minimarket.
Saat melakukan penyisiran, anggota Brimob melihat sepeda motor yang dilaporkan hilang dan berusaha menghentikan pengendaranya. Namun, terduga pelaku justru melakukan perlawanan dengan melepaskan tembakan ke arah petugas.
Terduga pelaku berhasil melarikan diri. Namun, sepeda motor hasil curian yang dibawanya ditinggalkan di lokasi kejadian dan berhasil diamankan polisi.
"Untuk motor korban yang sempat dicuri berhasil diamankan," bebernya.
Tri memastikan tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.
Tri menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku. Polisi telah memeriksa sejumlah saksi serta mengumpulkan barang bukti, termasuk rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi.
Selain mengamankan sepeda motor milik korban, polisi juga masih melakukan pencarian terhadap proyektil yang diduga ditembakkan pelaku saat beraksi.
"Identifikasi mungkin nanti dari rekaman CCTV yang ada dan meminta keterangan saksi," beber Tri.
Tri mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya aksi pencurian kendaraan bermotor. Warga juga diminta segera melapor melalui layanan darurat 110 apabila melihat orang dengan gerak-gerik mencurigakan.
"Dan kalau melihat ada orang dengan gerak-gerik mencurigakan, segera laporkan melalui call center 110," jelas Tri.

Komentar