Timnas Putri Indonesia Juara Piala AFF Wanita usai Bantai Kamboja 5-0
Timnas putri Indonesia juara Piala AFF Wanita 2026. (Tangkapan layar @timnasindonesia)
law-justice.co - Timnas putri Indonesia berhasil mempertahankan gelar juara Piala AFF Wanita 2026 usai mengalahkan Kamboja 5-0 pada Rabu (22/7).
Bertanding di Stadion Kuala Lumpur, Malaysia, Garuda Pertiwi mampu tampil menekan sejak awal permainan. Sementara Laos dipaksa untuk lebih banyak bekerja keras di area pertahanan dan mengandalkan serangan balik.
Pada menit ke-19 Indonesia sejatinya mampu membobol gawang Laos lewat sontekan Felicia De Zeeuw. Namun gol dianulir wasit karena Felicia lebih dulu terjebak offside.
Pada menit ke-33 Indonesia akhirnya berhasil unggul 1-0 lewat gol Sydney Hopper. Gol berawal dari skema sepak pojok. Bola jatuh ke jantung pertahanan lawan, kemudian Hopper berhasil memanfaatkan situasi kemelut untuk mencetak gol.
Menit ke-41, peluang emas kembali didapatkan Indonesia lewat Sydney Hopper. Namun sontekan Hopper masih bisa diblok kiper lawan.
Indonesia terus berusaha menyerang, namun karena terburu-buru serangan Indonesia kerap terbuang percuma karena salah passing.
Hingga babak pertama berakhir tak ada gol tambahan yang tercipta. Indonesia unggul 1-0 atas Laos di babak pertama.
Memasuki babak kedua, Indonesia tampil lebih percaya diri. Isabelle Nottet kemudian berhasil menggandakan keunggulan Indonesia 2-0 di menit ke-48.
Isabelle lebih dulu melakukan cutting inside dari sisi kanan luar kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras sukses menjebol gawang Kamboja.
Kombinasi serangan makin atraktif dan membuat pertahanan Kamboja berantakan. Hasilnya, Indonesia mampu memperlebar keunggulan 3-0 di menit ke-55 melalui Estella Loupatty.
Belum puas sampai di situ, Indonesia menambah penderitaan Kamboja lewat dua gol tambahan dari Felicia de Zeeuw (67`) dan Emily Nahon (83`).
Hasil ini memastikan Indonesia raih gelar juara Piala AFF Wanita dua kali secara berturut-turut. Sebelumnya, tim Merah Putih juga sukses menaklukkan Kamboja pada edisi 2022.

Komentar