Menkeu Purbaya: Walau Saya Disepelekan, Ekonomi Indonesia Tetap Bagus
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Antara Foto/Aditya Pradana Putra)
Purbaya mengatakan, ekonomi Indonesia berhasil bergerak di kisaran 5,39%. Bahkan, dia memperkirakan pertumbuhan ekonomi di kuartal I sebesar 5,5% dan terus tumbuh di kuartal berikutnya.
"Jadi kalau sebelumnya pertumbuhan ekonominya 5%, 5% lebih sedikit, ke depan kita akan tumbuh lebih cepat lagi. Triwulan kemarin kita tumbuh berapa? 5,39%. Triwulan pertama mungkin akan tumbuh 5,5% ke atas," ungkap dalam acara Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) Reksa Dana di Main Hall BEI, Jakarta Selatan, Senin (27/4/2026).
Dia juga menegaskan pertumbuhan ekonomi menjadi pondasi baik di tengah gejolak ekonomi global. Hal ini juga akan memberikan landasan bagi penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke depan.
Meski begitu, Purbaya mengaku ada pihak yang masih menjelek-jelekannya, padahal dia menegaskan pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan pemerintah tidak main-main.
"Kalau ekonominya bagus terus, walaupun sekarang banyak berita negatif yang jelek-jelekin saya katanya, tapi saya tahu betul, yang kita jalankan nggak main-main," jelas Purbaya.
Eks Bos Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) itu mengaku telah melakukan sejumlah reformasi di lingkungan Kementerian Keuangan. Hal tersebut tercermin dari pertumbuhan penerimaan pajak yang diklaim meroket ke 20%.
"Reformasi kita perbaiki, reformasi betulan. Tiga bulan pertama itu pajak saya tumbuh 20%. Nanti akan lebih, Bea Cukai juga direformasi, yang lain lagi juga kita reformasi dengan cepat," pungkas Purbaya.




Komentar