Polri Peringatkan Kepadatan Mudik Lokal & Wisata
Antrean kendaraan pemudik melintas saat rekayasa lalu lintas satu arah atau one way nasional di Tol Jakarta-Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Rabu (18/3/2026). Rekayasa lalu lintas satu arah nasional dari KM 70 ruas Tol Jakarta-Cikampek hingga KM 421 ruas Tol Semarang-Solo resmi diterapkan pada pukul 13.30 WIB untuk mengurai kepadatan lalu lintas pada arus mudik Lebaran 2026. Robinsar Nainggolan
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho meminta seluruh jajarannya untuk lebih bersiaga dalam menghadapi pergerakan masyarakat tersebut. Ia juga memantau langsung kesiapan personel dari pusat komando untuk memastikan kelancaran arus kendaraan di wilayah-wilayah yang saling berdekatan.
"Justru besok ini akan padat aglomerasi itu. Jadi mudik lokal dari Solo ke Semarang, Semarang ke Solo, dari Bogor ke Bekasi, itu kita antisipasi, besok," beber Irjen Agus dilansir detikcom, Sabtu (21/3/2026).
Pihaknya menyoroti beberapa titik utama yang diproyeksikan akan mengalami lonjakan volume kendaraan akibat mobilitas warga antar kota terdekat. Wilayah penyangga ibu kota hingga kawasan strategis di Jawa dan Bali menjadi fokus utama pengawasan petugas di lapangan.
"Jadi dari Jabodetabek, ada Solo Raya, ada mungkin di Surabaya, Malang Raya, Bali, ini sudah, sudah diantisipasi," jelasnya.
Demi menjaga kelancaran arus lalu lintas, instruksi telah diberikan kepada seluruh personel kepolisian yang bertugas di pos pengamanan. Pengawasan tidak hanya difokuskan pada pemudik jarak jauh, tetapi juga pada masyarakat yang melakukan perjalanan singkat lintas batas kota dalam satu area.
"Oleh sebab itu kami mengharapkan seluruh petugas tetap standby untuk memantau perjalanan daripada baik itu mudik lokal termasuk juga mudik yang dari Jakarta ke Jawa Tengah, Jawa Timur," tambahnya.
Selain pergerakan silaturahmi antar kota, kepolisian juga memperhatikan mobilitas warga menuju destinasi liburan pasca-perayaan Idul Fitri. Titik-titik rekreasi keluarga di berbagai daerah dipastikan akan mendapat pengawalan ekstra untuk mencegah kemacetan yang kerap terjadi setiap tahun.
"Di samping arus balik, aglomerasi, saya ingatkan kembali termasuk tempat-tempat wisata akan kita perketat untuk penjagaan, pengamanan, dan pengawalan," sebutnya.
Peningkatan penjagaan ini juga mencakup simpul-simpul transportasi vital seperti pelabuhan penyeberangan antar pulau yang kerap menjadi titik penumpukan kendaraan.
"Berkaitan dengan tempat-tempat wisata juga sudah kita antisipasi dari posko mengendalikan ke seluruh jajaran, termasuk di pelabuhan; Bakauheni, Merak, Gilimanuk, sudah kita antisipasi semuanya," tandasnya.




Komentar