Wacana WFH Imbas Konflik Timteng, Pramono Akan Ikuti Arahan Pusat

Selasa, 17/03/2026 16:31 WIB
Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo dan Rano Karno halalbihalal dengan seluruh pegawai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, di Balai Kota, Jakarta, Selasa, (8/4/2025). Robinson Nainggolan

Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo dan Rano Karno halalbihalal dengan seluruh pegawai Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, di Balai Kota, Jakarta, Selasa, (8/4/2025). Robinson Nainggolan

law-justice.co - Presiden Prabowo Subianto mengungkap kemungkinan penerapan kebijakan work from home (WFH) atau kerja dari rumah demi menghemat konsumsi BBM mengantisipasi krisis akibat ketegangan Timur Tengah. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan siap mengikuti apabila adanya arahan tersebut.

Awalnya, Pramono menyampaikan semua kebutuhan menyambut Idul Fitri, termasuk LPG, terpenuhi di Jakarta. Bahkan cadangannya masih cukup.

"Yang pertama, saya ingin menyampaikan bahwa Jakarta di dalam menyambut Idul Fitri ini semua kebutuhan, termasuk energi, LPG dan sebagainya, terpenuhi dengan baik. Bahkan cadangannya masih cukup dan ada kenaikan sedikit sekali," ujar Pramono kepada wartawan, Selasa (17/3/2026).

Dia mengatakan kenaikan harga bahan pokok meliputi cabai keriting hingga daging masih terjadi. Namun, secara menyeluruh, stok di Jakarta aman.

"Jakarta sama sekali dalam hal persoalan harga ini termonitor dengan baik dan kami akan memonitor sampai dengan sesudah Lebaran," jelasnya.

(Gisella Putri\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar