Erizal, Direktur ABC Riset & Consulting

Bekas Wamenaker Noel Pede Didampingi Munarman

Jum'at, 06/02/2026 22:33 WIB
Terdakwa kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat K3 di Kementerian Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer, saat menjalani sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin, 19/1/2026. Jaksa KPK mendakwa Noel melakukan pemerasan pengurusan sertifikasi K3 bersama sejumlah ASN Kemnaker. Jaksa menyebutkan Noel meminta jatah Rp 3 miliar. Robinsar Nainggolan

Terdakwa kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat K3 di Kementerian Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer, saat menjalani sidang pembacaan dakwaan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin, 19/1/2026. Jaksa KPK mendakwa Noel melakukan pemerasan pengurusan sertifikasi K3 bersama sejumlah ASN Kemnaker. Jaksa menyebutkan Noel meminta jatah Rp 3 miliar. Robinsar Nainggolan

law-justice.co - Enak juga menonton sidang bekas Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel yang didampingi pengacaranya, Munarman. 

Siapa yang tak kenal Munarman? Mantan Jubir FPI, mantan Sekjen FPI, pernah jadi Ketua YLBHI, dan pernah divonis tiga tahun penjara dengan pasal-pasal terorisme.

Nah, pada saat Munarman duduk sebagai terdakwa itulah, Noel tampil menjadi saksi yang meringankan bagi Munarman. 

Bukan diminta Munarman, tapi Noel yang datang sendiri menawarkan diri sebagai saksi yang meringankan. Ternyata, keduanya bersahabat.

Persahabatan keduanya menarik. Noel Kristen dan Munarman Islam. Bahkan sering dikategorikan sebagai Islam garis keras. 

Di situlah pembelaan Noel terhadap Munarman menjadi relevan saat menjadi terdakwa. Noel menepis tuduhan teroris bagi seorang Munarman.

Saya tidak tahu pasti, apakah Noel kini seorang mualaf. Sebab, saat diperiksa KPK beberapa hari sebelumnya, Noel mengenakan peci dan memakai sorban yang dikalungkan di lehernya. 

Tapi, mungkin karena Noel akan dibela oleh seorang Munarman yang legendaris itu.

Tak tanggung-tanggung, jaksa KPK terlihat gentar juga dengan kehadiran Munarman sebagai pembela Noel. 

Jaksa KPK keberatan pembelaan Munarman yang dianggap pernah divonis 3 tahun penjara. Sebaliknya, Noel terlihat gagah betul berada di samping Munarman.

Tapi, hakim tak bisa memenuhi keberatan Jaksa KPK, karena semua persyaratan sebagai kuasa hukum Noel dipenuhi Munarman. 

Munarman sah sebagai kuasa hukum, meski telah menjalani hukumannya. Profesinya sebagai pengacara tak pernah sedikit pun dipersoalkan.

Mungkin itulah takdir Tuhan. Tak ada yang tahu. 

Noel dulu kehilangan jabatannya sebagai komisaris hadir sebagai saksi meringankan Munarman.

Kini Munarman hadir sebagai pembela Noel, meski sudah menjalani hukuman, tapi kepengacaraannya tak pernah dicabut.

(Tim Liputan News\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar