Respons Dharma Pongrekun Dijadikan Lelucon Pandji di Acara Mens Rea

Senin, 12/01/2026 12:07 WIB
Calon gubernur (cagub) Jakarta nomor urut 2, Dharma Pongrekun, mengaku bahwa Pilkada Jakarta 2024 merupakan kali pertama dirinya menggunakan hak pilih. Hal ini diungkapkan Dharma seusai menyalurkan suaranya di tempat pemungutan suara (TPS) 31, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Rabu (27/11/2024). Robinsar Nainggolan

Calon gubernur (cagub) Jakarta nomor urut 2, Dharma Pongrekun, mengaku bahwa Pilkada Jakarta 2024 merupakan kali pertama dirinya menggunakan hak pilih. Hal ini diungkapkan Dharma seusai menyalurkan suaranya di tempat pemungutan suara (TPS) 31, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, pada Rabu (27/11/2024). Robinsar Nainggolan

law-justice.co - Mantan Calon Gubernur DKI Jakarta, Dharma Pongrekun menegaskan bahwa dirinya tidak masalah masuk dalam salah satu materi stand-up comedy bertajuk `Mens Rea` yang dibawakan komika, Pandji Pragiwaksono.

Dharma justru mengaku senang dalam pertunjukan stand up comedy itu, namanya disandingkan dengan tokoh seperti Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka.

"Seneng, karena apa? Saya ditaruh di depan. Walaupun kemudian, ya agak-agak. Enggak apa-apa. Buat saya begini, sesuatu itu tergantung sudut pandang kita. Kalau saya anggap ini sebagai berkah. Siapa saya? Digabungkan dengan Presiden Prabowo, Wakil Presiden Gibran, terus kemudian siapa lagi tuh? Pak Jokowi, terus Ibu Mega," kata Dharma dalam tayangan YouTube Ngaji Roso, Senin (12/1)

"Jadi dari situ saya bersyukur aja. Saya enggak ada rasa tersinggung," imbuh dia.

Dharma mengaku ingin bertemu dengan Pandji untuk berdiskusi soal pandangannya terkait Covid-19.

Dalam pertunjukkannya, Pandji memang menyinggung pandangan Dharma soal Covid-19.

"Untuk menjelaskan dari A sampai Z, kenapa saya tidak takut dengan Covid, karena saya punya dokumennya, karena saya tahu apa yang terjadi. Lihat sekarang, semua pakai AI. Semua pakai AI. Tidak ada yang terlewatkan. Bahkan kamera-kamera yang ngambil di Mens Rea semuanya pakai AI. Gitu. Drone dan sebagainya, dikendalikan oleh AI," kata Dharma.

"Jadi Covid itu Certificate of Vaccine Identification Digital dikendalikan oleh AI. Gitu. Itu sih maksudnya kenapa ada pandemi Covid," imbuh dia.

Dharma kembali mengaku tidak masalah dengan materi Pandji. Namun, kata dia, ada pemilihnya di Pilkada DKI yang merasa tidak terima.

Pandji juga menyinggung soal perolehan suara Dharma saat pertunjukkan Mens Rea.

"Nah, yang menjadi persoalan adalah mereka yang 10,6 persen yang merasa memilih karena dianggap oon. Ah itu yang enggak terima, karena mereka merasa, mereka yang waras," ujar Dharma.

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar