Imbas Aksi Buruh, Lalu Lintas Jalan Gatot Subroto Arah Slipi Dialihkan

Senin, 22/09/2025 12:07 WIB
Buruh berdemonstrasi di depan gedung DPR/MPR RI, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta. Pagar kawat berduri dipasang di depan gerbang gedung DPR. Sebanyak 1.623 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan demonstrasi buruh, Senin (6/2/2023). menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Cipta Kerja, dan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kesehatan Omnibus Law. Robinsar Nainggolan

Buruh berdemonstrasi di depan gedung DPR/MPR RI, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta. Pagar kawat berduri dipasang di depan gerbang gedung DPR. Sebanyak 1.623 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan demonstrasi buruh, Senin (6/2/2023). menolak Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) Cipta Kerja, dan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kesehatan Omnibus Law. Robinsar Nainggolan

law-justice.co -

Imbas aksi demonstrasi buruh di depan Gedung DPR/MPR, hari ini, Senin (22/9), arus lalu lintas (lalin) di Jalan Gatot Subroto dari arah Semanggi menuju Slipi dialihkan.

Informasi soal penutupan dan pengalihan arus lalin ini turut diunggah di akun media sosial X @TMCPoldaMetro.

Akibat pengalihan arus lalin itu, kendaraan yang akan menuju ke arah Slipi dibelokkan ke kiri melewati Jalan Gerbang Pemuda.

"10.44 Anggota Jajaran Ditlantas PMJ melaksanakan rekayasa lalu lintas di Jl Gatot Subroto dari arah Semanggi menuju Slipi sementara dialihkan menuju Jl Gerbang Pemuda untuk mengurai kepadatan imbas adanya aksi Penyampaian Pendapat di Depan Gedung DPR/MPR RI Jakarta Pusat," demikian keterangan dalam unggahan itu.

Sebanyak 5.367 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan aksi demo tersebut.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Susatyo Purnomo Condro mengingatkan massa aksi untuk melakukan unjuk rasa dengan tertib, tidak memprovokasi, tidak melawan petugas, tidak membakar ban bekas, serta tidak merusak fasilitas umum.

"Kami mengimbau peserta aksi tetap santun dan tertib. Polisi siap melayani dengan humanis dan profesional, namun tetap tegas dalam menjalankan tugas," ujarnya.

Berdasarkan agenda yang diterima, massa dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan Partai Buruh akan menggelar aksi demo di depan Gedung DPR/MPR hari ini.

Sejumlah isu bakal disuarakan dalam aksi demo tersebut. Yakni, tegakkan supremasi sipil, segera bentuk Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan dan hapus outsourcing serta tolak upah murah.

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar