Respons Bahlil soal Universitas Indonesia Putuskan Perbaiki Disertasi

Jum'at, 07/03/2025 13:43 WIB
Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia di Rapat Kerja Nasional Partai Golkar Tahun 2025 di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Sabtu (8/2/2025). (Antaranews)

Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia di Rapat Kerja Nasional Partai Golkar Tahun 2025 di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Sabtu (8/2/2025). (Antaranews)

law-justice.co - Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia memastikan akan mengikuti apapun yang diputuskan oleh Universitas Indonesia (UI) terkait nasib disertasi doktoral dan gelar doktor yang diberikan kepadanya.

"Yang saya tahu apapun yang diputuskan, saya kan mahasiswa, apapun yang diputuskan oleh UI saya akan ikut," kata Bahlil di Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (7/3).

Ketua Umum Partai Golkar itu pun mengatakan disertasinya tidak harus diulang dari awal. Dia hanya mengetahui disertasi yang disusunnya diminta oleh pihak UI untuk diperbaiki. Di sisi lain, Ketua Umum Golkar itu mengaku belum mengajukan perbaikannya.

"Tapi yang saya tahu memang perbaikan, ya kita perbaiki, karena memang saya belum mengajukan perbaikan," kata dia.

Sebelumnya pihak UI mengumumkan Bahlil untuk memperbaiki disertasi doktoralnya.

Rektor UI Prof Heri Hermansyah mengatakan keputusan itu diambil setelah melalui proses panjang dan penuh ketelitian. Dia mengatakan empat organ UI telah duduk bersama pada 4 Maret lalu dengan mempertimbangkan laporan Senat, Dewan Guru Besar, hingga Badan Penjaminan Mutu Akademik UI.

"Memutuskan untuk melakukan pembinaan kepada promotor, kopromotor, direktur, kaprodi,dan mahasiswa terkait sesuai tingkat pelanggaran, proporsional," ujar Heri dalam konferensi pers di kampus UI Salemba, Jakarta Pusat, Jumat (7/2) siang.

Selain itu, Heri mengatakan pembinaan yang diberikan itu berbeda-beda bagi Bahlil dan para pihak terkait.

"Pembinaan ini dilakukan mulai dari penundaan kenaikan pangkat untuk jangka waktu tertentu, permintaan maaf ke sivitas akademik UI," kata Heri.

 

 

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar