Kejari Jakpus Tahan 3 Tersangka Korupsi Bank DKI Hingga Rp 39 M

Rabu, 17/11/2021 08:56 WIB

Dua pimpinan Bank DKI Cabang Muara Angke dan cabang Permata Hijau, beserta seorang Direktur Utama sebuah perusahaan ditangkap penyidik Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat, Selasa malam. Ketiganya ditangkap atas dugaan penyimpangan dalam proses pemberian kredit pemilikan apartemen atau KPA, secara tunai bertahap, berupa pemalsuan data terhadap debitur yang telah mengakibatkan kerugian negara sebesar 39 miliar rupiah.   Penyidik Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat menangkap MT selaku pimpinan Bank DKI cabang pembantu Muara Angke dan JPSE selaku pimpinan Bank DKI Cabang Permata Hijau, Selasa malam. Selain dua pimpinan bank DKI, Kejari Jakarta Pusat juga menangkap RISE, seorang Direktur Utama PT Broadbiz. Ketiganya ditangkap atas dugaan penyimpangan dalam proses pemberian kredit pemilikan apartemen secara tunai atau bertahap, berupa pemalsuan data terhadap debitur periode 2011 hingga 2017 lalu, di mana pada kenyataannya Debitur tidak pernah mengajukan kredit ke Bank DKI. Ketiga tersangka disangkakan telah melanggar pasal 2 ayat 1 Nomor 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi yang mengakibatkan kerugian negara hingga mencapai 39 miliar rupiah. Setelah ditetapkan sebagai tersangka, ketiganya kemudian dilakukan penahanan di rumah tahanan Salemba dan Rutan Cipinang selama 20 hari kedepan.


Kemenkes Waspadai Lonjakan Kasus Covid-19 di Libur Panjang Natal

Selasa, 16/11/2021 14:16 WIB

Kasus covid 19 di Indonesia terus Mengalami penurunan menjadi sekitar 400 kasus per harinya yang sebelumnya sempat mencapai 1000 kasus perhari. Meski demikian Menteri Kesehatan meminta seluruh masyarakat agar terus waspada khususnya pada libur panjang Natal dan Tahun Baru mendatang. Ditemui saat menghadiri acara hari ulang tahun Rumah Sakit Umum Pusat Persahabatan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin menjelaskan perkembangan angka kasus covid 19. Kasus covid 19 Indonesia terus Mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya. Kini tercatat hanya ditemukan sekitar penambahan sekitar 400 aktif per harinya di Indonesia. Dengan penurunan Angka tersebut, Menteri Kesehatan tetap meminta kepada seluruh masyarakat tetap waspada khususnya pada moment libur panjang dan Tahun Baru mendatang. Pasalnya pemerintah mengkhawatirkan jika moment libur panjang nanti akan terjadi penambahan kasus covid-19 seperti moment libur panjang sebelumnya. Masyarakat diminta agar menjaga protokol kesehatan. Diketahui sebelumnya penambahan kasus aktif sempat mencapai 1000 lebih perharinya.Pemerintah berharap kesadaran masyarakat demi bersama-sama menurunkan angka kasus covid-19.


Pria Tewas di Saluran Air Jalan Raya Pramuka Jaktim

Senin, 15/11/2021 11:55 WIB

Diduga karena mabuk seorang pria paruh baya ditemukan sudah tak bernyawa di saluran air atau selokan depan pasar Pramuka Jalan Raya Pramuka kelurahan palmeriam kecamatan Matraman Jakarta Timur Senin pagi. Saat ditemukan jasad pria bernama ismansyah warga Kayumanis ini dalam kondisi tengkurap dengan posisi kepala mengarah ke bawah air warga yang melihat langsung melaporkan ke polisi. Putra korban yang datang ke lokasi tak kuat menahan tangis saat mengetahui dan melihat jasad ayahnya sudah terbujur kaku tak bernyawa. Perwira piket Polsek Matraman AKP Warsito mengatakan mendapatkan laporan dari warga dan dilakukan pengecekan kondisi mayat dalam tengkurap sudah membengkak titik diduga kematian korban dikarenakan terjatuh saat hendak buang air kecil dalam kondisi yang sudah mabuk berat. Guna melengkapi laporan kini jenazah dibawa ke rumah sakit Cipto Mangunkusumo untuk diotopsi.  


Laka Lantas Diruas Tol Jakarta-Tangerang Minggu Dini Hari

Minggu, 14/11/2021 14:01 WIB

Seorang sopir truk trailer tewas seketika usai menabrak bagian belakang dump truck di Km 19 ruas jalan tol jakarta-tangerang Minggu dinihari. Insiden ini dipicu oleh korban yang mengantuk saat mengemudikan kendaraan.   Kecelakaan maut terjadi di ruas jalan tol jakarta-tangerang Minggu dini hari. Seorang sopir truk trailer tewas seketika usai menabrak bagian belakang sebuah dam truk yang melaju ke arah yang sama. Jasad korban yang sebelumnya sempat terjepit badan kendaraan dievakuasi petugas ke rumah sakit. Insiden bermula ketika truk trailer melaju dari arah Bitung menuju Jakarta. Saat melintas di Km 19 atau sekitar kawasan Karawaci, Tangerang, tiba-tiba truk trailer yang dikemudikan korban menabrak bagian belakang dam truk yang melaju ke arah yang sama di lajur kanan. Kerasnya benturan membuat bagian depan truk trailer rusak parah dan menjepit badan korban. Proses evakuasi kedua kendaraan cukup sulit karena bagian depan truk trailer tersangkut di bagian belakang damptruk. Kasus ini kini ditangani Direktorat lalu lintas Polda Metro Jaya.  


BP2MI Amankan 27 TKI Ilegal di Kawasan Ciracas Jakarta timur

Minggu, 14/11/2021 11:56 WIB

Badan perlindungan pekerja migran Indonesia atau bp2mi menggagalkan pengiriman 27 Tenaga Kerja Indonesia yang akan diberangkatkan secara ilegal ke negara Maladewa Sabtu malam. Rata-rata dari mereka mengaku telah menyetorkan uang hingga belasan juta rupiah kepada pihak penyalur ilegal agar dapat bekerja di luar negeri.     Sebanyak 27 orang Tenaga Kerja Indonesia ilegal diamankan petugas badan perlindungan pekerja migran Indonesia ke kantor UPT bp2mi DKI Jakarta di kawasan Ciracas Jakarta Timur Sabtu malam. Ke 27 orang Tenaga Kerja Indonesia tersebut sebelumnya diamankan petugas dari tempat penampungan mereka di sebuah hotel di bilangan Daan Mogot Jakarta Barat. Para tenaga kerja tersebut dijanjikan oleh salah satu perusahaan penyalur tenaga kerja untuk bekerja di negara Maladewa. Kepala bp2mi Benny Rhamdani Mbak cepat naik pitam saat menghubungi Salah satu cara yang ikut terlibat dalam praktek penyaluran tenaga kerja ilegal. Salah seorang Tenaga Kerja Indonesia mengaku telah menyetorkan uang hingga belasan juta rupiah kepada pihak penyalur ilegal demi dapat bekerja di luar negeri. Sementara itu mereka berharap yang telah disetorkan kepada pihak penyalur ilegal agar segera dapat dikembalikan.


Jalan D.I Panjaitan Jakarta Timur Tergenang Air Setinggi 30 Cm

Sabtu, 13/11/2021 20:06 WIB

Hujan deras yang mengguyur kawasan ibu kota membuat ruas Jalan DI Panjaitan Cawang Jakarta Timur tergenang air setinggi 30 cm Sabtu petang. Akibatnya sejumlah pengendara sepeda motor yang nekat menerobos genangan mengalami mati mesin alias mogok. Tak hanya itu kenalan juga menyebabkan arus lalu lintas dari arah Cawang menuju Kebun Nanas mengalami kemacetan panjang. Seperti inilah kondisi ruas jalan d i Panjaitan Cawang Jakarta Timur pada Sabtu petang. Hujan deras yang mengguyur Jakarta menyebabkan ruas jalan yang menghubungkan wilayah Cawang menuju Kebon Nanas tergenang air setinggi 30 cm. Buruknya sistem drainase diduga menjadi penyebab utama genangan yang kerap muncul saat hujan turun. Meski genangan Air cukup tinggi namun tak sedikit pengendara yang nekat menerobos tingginya genangan. Bahkan sejumlah pengendara sepeda motor harus mengalami mati mesin kalian semua pelantaran nekat menerobos tingginya genangan .   Para pengendara berharap agar Pemprov DKI Jakarta dapat berperan serius menanggulangi permasalahan genangan di kawasan ini yang kerap muncul saat hujan turun.  


Seorang Pria Tewas Terlindas Truk di Jalan Raya Bekasi Jaktim

Sabtu, 13/11/2021 15:19 WIB

Seorang pria paruh baya tewas di Jalan Raya Bekasi Cakung Barat Jakarta Timur Sabtu Siang juga pria tersebut terjatuh dari motornya saat berkendara kemudian dilindas ban belakang sebuah truk yang sedang melintas. Beginilah suasana Jalan Raya Bekasi Cakung Barat Jakarta Timur Sabtu Siang. Seorang pria paruh baya tewas dalam kecelakaan yang melibatkan 1 unit truk bermuatan material yang sedang melintas di Jalan Raya Bekasi Cakung Barat. Menurut pengakuan warga korban terjatuh dan terlindas truk saat hendak menyalip truk yang ada di depannya dari arah Pulogadung menuju Bekasi. Namun naas pria paruh baya tersebut terjatuh saat hendak menyalip dan terjatuh tepat di belakang truk. Tugas unit Laka Lantas langsung mengevakuasi korban dan membawa jenazah ke RSCM untuk penyelidikan lebih lanjut. Selain itu untuk diamankan pihak kepolisian Kapolsek Cakung truk dan motor korban dibawa ke Unit laka lantas Polres Metro Jakarta. Akibat peristiwa tersebut kemacetan panjang sempat terjadi di sepanjang Jalan Raya Bekasi Cakung Barat Jakarta Timur dari arah Pulogadung menuju Bekasi.  


19 Warga Gugat Presiden, Wapres, Ketua DPR, OJK terkait Pinjol

Jum'at, 12/11/2021 15:44 WIB

Sebanyak 19 orang warga dari latar belakang profesi berbeda secara resmi mendaftarkan gugatan perbuatan melawan hukum terkait penyelenggaraan pinjaman online ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat siang. Gugatan yang dilayangkan langsung kepada Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Ma`ruf Amin, Menkominfo, Ketua DPR hingga Ketua Otoritas Jasa Keuangan. Hal ini dilakukan lantaran negara dianggap gagal mengendalikan pinjaman online hingga banyak menelan korban.   Dengan kondisi kaki terikat bola rantai, sebanyak 19 orang warga dari latar belakang profesi berbeda, mendatangi gedung Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, di kawasan Bungur Kemayoran Jumat siang. Kedatangan mereka bersama tim kuasa hukum dari lembaga bantuan hukum ( LBH ) Jakarta, guna mendaftarkan gugatan perbuatan melawan hukum terkait penyelenggaraan pinjaman online. Menurut kuasa hukum penggugat sedikitnya ada 11 permasalahan pinjaman online di Indonesia, yakni mulai dari mekanisme pendaftaran yang telah terverifikasi, permasalahan bunga pinjaman yang tinggi tanpa adanya batasan, biaya administrasi yang sangat tinggi hingga membebani masyarakat, serta permasalahan mekanisme penagihan yang dipenuhi dengan berbagai unsur tindak pidana. Atasan tersebut kuasa hukum penggugat menilai negara masih Abai Dan lalai untuk membuat aturan yang mampu menjawab permasalahan yang terjadi di tengah masyarakat. Seperti diketahui permasalahan pinjaman online di Indonesia sudah terjadi sejak lama. Buntutnya banyak korban berjatuhan otot keserampangan pola penagihan hutang kepada pihak peminjam, mulai dari pelecehan seksual, hingga tekanan psikis yang dialami nasabah pinjaman online hingga banyak diantaranya yang memilih mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.  


Petugas Damkar Jaktim Evakuasi Ular 2,5 Meter dari Lemari Dapur

Jum'at, 12/11/2021 13:16 WIB

Petugas Pemadam Kebakaran Jakarta Timur, berhasil mengevakuasi seekor ular sanca sepanjang 2,5 meter. Ular tersebut berhasil dievakuasi dari dalam lemari yang berada di ruangan dapur rumah.   Dengan sangat berhati hati, petugas Pemadam Kebakaran Jakarta Timur, berupaya mengevakuasi seekor ular dari rumah warga di komplek Aneka Elok, Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur. Ular jenis sanca sepanjang 2,5 meter dengan diameter 15 centimeter tersebut, berada di dalam lemari pada bagian dapur rumah. Evakuasi dilakukan secara perlahan. Meski demikian petugas tak menemukan kendala yang berarti. Dalam waktu dua puluh menit, petugas berhasil menangkap ular. Evakuasi dilakukan setelah adanya laporan dari pemilik rumah yang melihat adanya ular dan tidak berani menangkapnya lantaran ukurannya yang cukup besar, hingga akhirnya meminta pertolongan Pemadam Kebakaran. Dalam proses evakuasi ular ini, sedikitnya enam personil Pemadam Kebakaran dikerahkan ke lokasi.  


Jumhur Hidayat Divonis 10 Bulan Penjara dan tidak Ditahan

Kamis, 11/11/2021 17:08 WIB

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), kamis siang, menjatuhkan vonis 10 bulan penjara kepada Jumhur Hidayat, Selaku aktivis Kesatuan Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Meski demikian, hakim menyatakan Jumhur tidak ditahan.   Majelis Hakim memvonis aktivis Jumhur Hidayat dengan hukuman 10 bulan penjara dalam kasus penyebaran kabar dan informasi tidak benar terkait Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker). Meski divonis bersalah dan dihukum penjara, namun majelis pengadilan menyatakan aktivis Kesatuan Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) itu tak perlu dilakukan penahanan. Menurut Hakim, Jumhur terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana menyiarkan kabar yang tidak lengkap terkait Rancangan Undang-undang Cipta Kerja. Padahal, ia mengerti atau patut menduga bahwa kabar itu bisa menimbulkan keonaran. Majelis Hakim, Menjatuhkan pidana kepada terdakwa Mohammad Jumhur Hidayat dengan pidana penjara selama 10 bulan, dikurangai masa penahanan selama 7 bulan, dan sisa 3 bulan, namun Majelis hakim memerintahkan untuk tidak dilakukan penahanan kepada Terdakwa Jumhur Hidayat, dimana sebelumnya Jaksa Penuntut Umum meminta Hakim menghukum 3 Tahun penjara kepada terdakwa.   Atas putusan hakim tersebut, Jaksa Penuntut Umum, dan Kuasa Hukum Terdakwa memikir mikirkan kembali, untuk menerima atau melakukan upaya hukum lain terhadap putusan Majelis Hakim.   Sebelumnya, Terdakwa Jumhur Hidayat, di adili atas kasus penyebaran kabar dan informasi tidak benar terkait Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (RUU Ciptaker), terkait dengan pernyataan Jumhur lewat media sosial (medsos) Twitter, yang menyatakan UU Omnibus Law, menjadikan rakyat Indonesia sebagai bangsa kuli, dan terjajah.