Gawat! Ada Lagi Gejala Terbaru Covid-19, Berkaitan dengan Mata

Sabtu, 19/12/2020 11:43 WIB
Gejala baru Covid-19 berkaitan dengan mata (Tribunnews)

Gejala baru Covid-19 berkaitan dengan mata (Tribunnews)

law-justice.co - Para ilmuwan kembali menemukan gejala baru untuk memastikan seseorang dinyatakan positif Covid-19. Gejala baru tersebut adalah sakit mata.

Melansir India Express, selain sakit mata, gejala baru lainnya adalah hilang kemampaun untuk mencium bau. Para peneliti di Anglia Ruskin University (ARU) Inggris menemukan ini dari survei melalui kuesioner, ke warga yang positif corona.

"Gejala di mata mengindikasikan konjungtivitas dalam kaitan dengan Covid-19," ujar penulis utama Prof. Shahina Pardhan seperti dikutip Sabtu (19/12/2020).

Dalam studi yang dimuat di jurnal BMJ Open Ophthalmology itu, dari 83 responden, ada 81% yang melaporkan masalah mata dua minggu setelah gejala muncul. Sebanyak 80%-nya melaporkan gangguan mata berlangsung kurang dari dua minggu.

Sebelumnya, meski mirip dengan flu, namun gejala yang ditunjukkan akibat terpapar virus ini memiliki kekhasan. Seperti demam, pilek, mudah merasa lelah, hilangnya kemampuan mencium bau, dan sakit tenggorokan.

Berikut penjelasannya gejala lainnya:

Sakit Kepala

The Centre for Disease Control and Prevention (CDC) mengungkapkan bahwa sakit kepala merupakan gejala umum dari Covid-19. Mulai dari nyeri ringan hingga sakit kepala berat tak tertahankan.

Nyeri Otot

Penelitian yang diterbitkan di The Journal Annals of Clinical and Translational Neurology menemukan 44,8% relawan mengalami nyeri otot. Selain itu, nyeri otot juga merupakan tanda long Covid.

Brain Fog

Masih dari penelitian yang sama, gejala brain fog atau kelelahan mental juga dilaporkan sebagai salah satu efek dari terpapar Covid-19. Meski gejala ini masih langka ditemukan, namun sebanyak 31,8% partisan penelitian tersebut menunjukkan adanya gejala ini.

Kondisi brain fog ini membuat orang yang mengalaminya sulit berkonsentrasi, berpikir dan mudah lupa

Hilang Kemampuan Membau

Kehilangan kemampuan membau dan mengecap rasa atau anosmia merupakan gejala paling umum dari kasus Covid. Dikutip dari Healthline, hilangnya kemampuan untuk mencium bau atau anosmia menjadi gejala Covid-19 paling umum. S

Sebanyak 20%-50% pasien yang terinfeksi virus corona di atas usia 35 tahun mengalami anosmia. Sedangkan 15%-25% lainnya mengalami demam dan 13%-18% mengalami batuk.

 

 

(Nikolaus Tolen\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar