Ditendang Prabowo, Arief Poyuono Jadi Dukung Gatot Nurmantyo di 2024

Minggu, 27/09/2020 09:36 WIB
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono (suratkabar.id)

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono (suratkabar.id)

Jakarta, law-justice.co - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto memutuskan untuk tidak menaruh kepercayaan terhadap Arief Poyuono sebagai wakilnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Arief Poyuono menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Gerindra yang membidangi sektor buruh dan ketenagakerjaan.

Arief Poyuono pun menanggapi santai namanya tak masuk dalam kepengurusan Partai Gerindra untuk periode 2020 sampai 2025.

Menurut Arief, bukan hanya dirinya yang tak masuk dalam jajaran kepengurusan Partai Gerindra, tapi juga ada banyak kader tak masuk dalam susunan kepengurusan partai yang baru.

"Bukan hanya nama saya yang tidak lagi mengurus, tapi yang lain juga banyak yang enggak ngurus lagi," kata Arief dikutip dari Tribunnews, sabtu 26 September 2020.

Setelah tidak lagi punya jabatan di Partai Gerindra, Arief Poyuono secara terang-terangan mengaku memberi dukungan kepada mantan Panglima TNI (Purn) Gatot Nurmantyo untuk maju di Pilpres 2024 mendatang.

Menurut Arief, sosok Gatot Nurmantyo memiliki potensi untuk menjadi orang nomor satu di Indonesia.

Namun demikian, ia mengimbau Gatot agar bersabar. Juga harus bisa membantu masyarakat di tengah kesulitan akibat pandemi Covid-19.

"Saya akan Dukung dan berjuang untuk Pak Gatot Nurmantyo jadi presiden di Pilpres 2024," kata Arief melalui akun Twitter @bumnbersatu yang dikutip pada Sabtu (26/9/2020).

"Dan Beliau harus sabar dulu, harus bisa membantu masyarakat di saat pandemi Covid, GN di 2024 berpotensi menang."

Terkait wacana Gatot Nurmantyo ingin menjadi Presiden RI, beberapa pihak menyarankan kepada mantan Panglima TNI itu untuk mengikuti jejak para seniornya membentuk partai politik atau parpol.

Sebut saja Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang membentuk Partai Demokrat, Prabowo Subianto dengan Partai Gerindra dan Wiranto dengan Partai Hanura.

"Kalau memang Pak Gatot serius maju Calon Presiden, beliau akan melakukan langkah-langkah yang dilakukan oleh Prabowo Subianto, Pak Wiranto, kemudian Pak SBY," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer, M Qodari.

"Kita tahu bahwa mereka beliau-beliau adalah Jenderal notabenenya sama seperti Pak Gatot dan mereka menempuh jalan sulit untuk mendirikan partai politik sebagai kendaraan politiknya maju di Pilpres pada eranya masing-masing" tambahnya.

(Annisa\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar