Meninggal karena Covid, Ahok Ungkap Alasan Pilih Saefullah Jadi Sekda

Rabu, 16/09/2020 15:19 WIB
Saefullah bersama dengan Ahok (detikcom)

Saefullah bersama dengan Ahok (detikcom)

Jakarta, law-justice.co - Kepergian Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah untuk selamanya membuat mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ikut berduka. Pasalnya, Saefullah menjadi Sekda karena Ahok yang memutuskannya.

“Turut berduka dan saya yang mutuskan pilih beliau jadi Sekda,” kata Ahok seperti dilansir dari pojoksatu.id, Rabu (16/9/2020).

Ahok menilai, Saefullah adalah sosok yang rajin dan cepat bekerja. Hal itu lah yang menjadi alasan dirinya mengangka Saefullah menjadi Sekda.

“Rajin dan pekerja cepat, bisa ikutin kecepatan yang saya minta,” kenangnya.

Komisaris PT Pertamina ini mengaku juga memiliki banyak kenangan bersama Saefullah.

“Fisiknya kuat dan bugar, jago main futsal,” ungkapnya.

Ahok lantas mengungkap satu momen yang sangat berkesan saat bekerja bersama Saefullah. Saat itu, ia diajak Saefulla ke rumah seorang keturunan Tionghoa di Bandengan.

“Iya beliau ngajak saya ke rumah temannya. Orang tua turunan Chinese di daerah Bandengan,” ungkap Ahok.

Untuk diketahui, Saefullan menjabat sebagai Sekda DKI sejak 2014 yang kala itu ditunjuk oleh Ahok. Kendati berganti pimpinan, Saefullah tetap menjadi sosok yang tak tergantikan. Baik di era Djarot Saiful Hidayat sampai era Anies Baswedan.

Sekda DKI Jakarta Saefullah meninggal dunia pada pukul 12:55 di Rumah Sakit Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Rabu (16/9/2020). Ia meninggal dunia setelah sebelumnya menjalani perawatan akibat terpapar Covid-19.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melalui pesan singkatnya pun meminta seluruh jajarannya untuk mendoakan almarhum.

“Saudara kita, sahabat baik kita, pribadi shaleh yang amat baik itu yang selama ini bekerja bersama kita, telah dipanggil pulang ke rahmatullah, Bapak Saefullah wafat pukul 12.55 di RSPAD,” ujar Anies.

“Mohon doakan, Bagi semua segerakan ambil air wudhu dan siang ini kita semua selenggarakan salat ghaib untuk almarhum,” tutup Anies Baswedan.

 

(Gisella Putri\Editor)

Share:



Berita Terkait

Komentar