Gegara Mengasuh Geng Solo, Pemerintahan Prabowo Jadi Tak Efektif

Selasa, 16/06/2026 06:58 WIB
Ilustrasi: Presiden Prabowo Subianto bersama mantan Presiden Joko Widodo. (PresidenRI)

Ilustrasi: Presiden Prabowo Subianto bersama mantan Presiden Joko Widodo. (PresidenRI)

law-justice.co - Founder Voxpol Center, Pangi Syarwi Chaniago, menyarankan Presiden Prabowo Subianto untuk segera berhenti mengakomodir Geng Solo agar pemerintahannya bisa berjalan efektif.

"Kalau statement saya dari awal kan berhentilah mengasuh Geng Solo, harus pecah kongsi. Karena artinya mengasuh Geng Solo ini seperti membuat pemerintahan Pak Prabowo nggak efektif," kata Pangi lewat kanal Youtube Bambang Widjojanto, dikutip Selasa 16 Juni 2026.

Pangi melihat, Kabinet Merah Putih yang dibangun Prabowo masih didominasi figur-figur yang memiliki kedekatan dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) alias Geng Solo.

Meski demikian, di mata Pangi, apabila seluruh figur yang berafiliasi dengan Jokowi keluar dari pemerintahan Prabowo, justru berpotensi menciptakan kekosongan kekuasaan alias vacuum of power.

"Nggak ada kekuasaan lagi Prabowo. Karena isinya kabinet Prabowo ini orang-orangnya Geng Solo semua," kata Pangi.

Pangi juga berpendapat sejumlah posisi strategis di pemerintahan masih ditempati tokoh-tokoh yang memiliki kedekatan dengan Jokowi.

"Ya menteri mereka banyak. Kemudian mereka semua yang namanya cabang-cabang kekuasaan penting pengendali republik," kata Pangi.

Dia mencontohkan sejumlah lembaga negara yang menurutnya masih berkaitan dengan pemerintahan sebelumnya.

"KPK made in Jokowi kan. Belum hari ini kan soal Panglima masih yang lama, sumber kekuasaannya yang melantik. Polri masih yang lama yang melantik, Jaksa masih yang lama yang melantik," kata Pangi.

(Annisa\Editor)

Share:




Berita Terkait

Komentar