Manfaat Tradisi Memaafkan bagi Kesehatan Jiwa dan Raga

Sabtu, 23/05/2020 20:30 WIB
Ilustrasi saling memaafkan (Foto:Navedz)

Ilustrasi saling memaafkan (Foto:Navedz)

law-justice.co - Tradisi maaf dan memaafkan saat lebaran sudah terjaga lebih dari ratusan tahun lamanya di Indonesia. Meski pun memaafkan sangat mudah diucapkan tetapi cara memaafkan itu terkadang sulit untuk dilakukan. Memerlukan kedewasaan dan kesiapan mental untuk memaafkan orang lain dan diri sendiri. Tak hanya itu, dalam proses memaafkan juga perlu adanya kasih sayang, empati, pengertian dan kebaikan.

Namun tahukah Anda jika tradisi maaf memaafkan ini memiliki manfaat bagi kesehatan jiwa dan raga. Ingin tahu cara dan manfaatnya, simak penjelasannya berikut seperti dilansir dari Dokter Sehat berikut.

1. Mengakui Kesalahan
Jika Anda membuat kesalahan dan terus berjuang untuk melupakannya, akuilah apa yang Anda pelajari dari kesalahan tersebut. Ketika Anda terus memikirkan dan timbul emosi di dalam hati, Anda bisa membebaskan diri.

2. Menjadikan Pelajaran
Tak mudah memang menjadikan setiap kesalahan yang Anda perbuat sebagai pengalaman untuk belajar tidak mengulangi kesalahan yang sama adalah salah satu cara memaafkan diri sendiri. Walau begitu, patut Anda coba lho.

3. Fokus Mengendalikan Emosi
Langkah pertama untuk belajar cara memaafkan adalah berfokus pada emosi Anda. Mulailah dengan mengakui dan mengendalikan emosi dalam diri. Biarkanlah hati Anda untuk membuka diri dengan menyambut mereka meski telah menyakiti.

4. Kritis Terhadap Diri Sendiri
Mengkritisi diri Anda sendiri memang tidak mudah. Egoisme pasti akan muncul. Salah satu cara memaafkan yang terpenting adalah memerhatikan kapan kritik keras itu muncul dan kemudian menuliskannya dalam bentuk jurnal. Anda mungkin terkejut dengan apa yang sebenarnya dikatakan kritik batin diri sendiri kepada Anda.

5. Ketahui Apa yang Anda Inginkan
Jika melakukan kesalahan yang Anda buat telah melukai orang lain, Anda perlu menentukan sikap yang terbaik dan memahami mengapa kita harus jadi pemaaf untuk diri sendiri. Mungkin berbicara dengan orang yang Anda sakiti dan meminta maaf. Pikirkan seberapa penting dan manfaatnya berdamai dengan mereka dan menebus kesalahan.

6. Ikuti Kata Hati Anda
Biasanya orang lebih mudah menasihati orang lain apa yang harus dilakukan daripada mengikuti kata hati sendiri.

7. Menebar Kebaikan dan Kasih Sayang
Tunjukkanlah kebaikan dan belas kasih kepada diri sendiri jika respons pertama Anda terhadap situasi negatif adalah mengkritik diri sendiri.Satu-satunya cara memaafkan orang lain dan diri sendiri adalah dengan berbaik hati dan berbelas kasih dengan diri sendiri. Meskipun cara ini membutuhkan waktu, kesabaran, dan pengingat untuk diri sendiri bahwa Anda layak dimaafkan dan memaafkan.


Manfaat Memaafkan Diri Sendiri dan Orang Lain
Orang yang belajar cara memaafkan orang lain dan diri sendiri cenderung memiliki kesehatan fisik dan mental yang lebih baik. Selain itu, berikut ini adalah sejumlah manfaat memaafkan:

- Lebih bahagia.
- Menjaga kesehatan mental.
- Meningkatkan kesehatan tubuh.
- Memperbaiki hubungan.
- Baik untuk kelangsungan pernikahan.
- Membantu menyembuhkan ‘luka’ akibat perselisihan.
- Meningkatkan kebaikan dan hubungan dengan orang lain.
- Baik untuk anak-anak dan remaja.
- Mengurangi tingkat stres di tempat kerja.

(Tim Liputan News\Yudi Rachman)
Share:



Berita Terkait

Komentar