Biadab, Ini Kronologi Siswi SMP OKU Dibunuh & Dicabuli Pembina Pramuka

Minggu, 05/04/2020 14:20 WIB
Ilustrasi pembunuhan terhadap bocah oleh pelajar (inews)

Ilustrasi pembunuhan terhadap bocah oleh pelajar (inews)

Jakarta, law-justice.co - Kasat Reskrim Polres OKU, AKP Wahyu, mengungkapkan kronologi pembunuhan siswi SMP di Desa Tebing Kampung, Kecamatan Semidang Aji, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan berinisial RN.

RN diketahui tewas dibunuh oleh remaja berusia 19 tahun sekaligus pembina Pramukanya sendiri bernama Aldy Sukma Wijaya.

Menurut Wahyu, peristiwa pembunuhan yang disertai pemerkosaan tersebut berlangsung pada Jumat, (3/4/2020) sekitar pukul 09.00WIB.

Berawal ketika pelaku Aldy pada Kamis (2/4/2020) malam sebelum kejadian mengirim pesan atau chat kepada korban RN melalui media sosial Facebook.

Dalam pesan tersebut, pelaku Aldy meminta RN datang ke sekolah mengikuti kegiatan Pramuka pada Jumat (3/4/2020).

Tanpa curiga, keesokan harinya RN berangkat ke sekolah dengan diantar kedua orang tuanya.

Sementara RN masuk ke kelas, orang tua korban memilih menunggunya di depan pagar sekolah. Korban RN yang hanya seorang diri lantas menemui pelaku Aldy.

Setelah keduanya bertemu, tersangka Aldy meminta korban ke lapangan yang berada di belakang sekolah. Lagi-lagi tanpa curiga, RN menuruti permintaan Aldy.

“Saat tiba di lapangan itu, korban diminta untuk berbalik badan. Pelaku lalu memukulnya dari belakang dengan menggunakan balok kayu,” kata Wahyu saat dikonfirmasi pada Sabtu (4/4/2020).

Dalam kondisi pingsan, Wahyu melanjutkan, korban dibawa pelaku ke hutan yang berada di belakang sekolah.

Di sana, kata Wahyu, tubuh RN digerayangi pelaku. Aldy yang mengira korban tewas, mendadak kaget saat melihat tubuh korban bergerak.

Ia lalu menusukkan kayu ke tubuh korban secara berulang-ulang hingga akhirnya RN tewas di tempat.

"Setelah meninggal, korban kembali diperkosa oleh pelaku. Setelah itu jenazah korban diikat dan ditingalkan di kebun," ujar Wahyu.

Lebih lanjut, Wahyu menuturkan, orang tua korban yang menunggui di depan pagar sekolah pun bingung.

Pasalnya, setelah ditunggu lama RN tak kunjung keluar dari sekolah. Hingga sore, keluarga korban melapor ke polisi jika RN telah hilang.

Setelah dilakukan pencarian, tubuh RN akhirnya ditemukan di belakang sekolah. Petugas kepolisian langsung melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka Aldy.

Wahyu menduga, pelaku Aldy sudah merencanakan pembunuhan dan pemerkosaan terhadap korban RN.

Untuk memastikannya, pelaku saat ini sedang diperiksa untuk mengetahui motifnya membunuh korban.

"Korban dibunuh secara sadis karena sempat diperkosa oleh pelaku. Sekarang tersangka masih kita periksa untuk mengetahui apa motifnya,” ujar Wahyu. (kompas.tv).

(Annisa\Editor)
Share:



Berita Terkait

Komentar