Marak Bermunculan Produk Asuransi yang Mengcover Penyakit Virus Corona

Sabtu, 15/02/2020 12:28 WIB
virus corona (tribunews)

virus corona (tribunews)

Jakarta, law-justice.co - Perusahaan asuransi memberikan perlindungan ke nasabah dari ancaman virus corona. Beberapa perusahaan menyebutkan sudah memiliki produk yang bisa mengkover penyakit korona.

Namun, ada juga yang baru saja membuat produk baru untuk kover penyakit corona. Fintech Tanamduit misalnya menggandeng PT Central Asia Financial (Jagadiri) meluncurkan produk asuransi kesehatan pada fitur proteksi bebas penyakit.

Direktur Insurtech Tanamduit Itha Sargianitha menjelaskan, premi yang diberikan untuk produk asuransi fitur proteksi bebas penyakit ini sesuai dengan usia dan plan yang dipilih oleh nasabah sendiri.

Premi yang ditawarkan dimulai dari Rp 88.560 per tahun untuk usia dan plan terendah. Dalam fitur ini terdapat tiga plan, yaitu plan silver untuk rawat inap, plan gold yang ditujukan untuk rawat inap dan operasi, serta plan platinum yang disediakan untuk rawat inap, rawat jalan, serta operasi, ujar Itha, Minggu kemarin.

Sementara, PT AIA Financial (AIA) menambahkan manfaat khusus untuk produk asuransi yang memang memberikan perlindungan terhadap ancaman virus corona. Manfaat khusus tersebut ialah jika nasabah positif terinfeksi virus corona, sehingga harus menjalani rawat inap, akan mendapatkan manfaat khusus berupa dana tunai sebesar Rp 1,5 juta per hari selama rawat inap hingga maksimum 30 hari.

Ada juga Generali yang sudah memiliki produk perlindungan terhadap wabah seperti virus corona. Melalui Global Medical Plan, Generali memberikan jaminan layanan kesehatan dengan besaran pertanggungan hingga Rp 35 miliar.

CEO Generali Indonesia, Edy Tuhirman mengungkapkan, Generali akan berkomitmen memberikan pelayanan klaim untuk nasabah, apabila terkena virus corona. Generali secara penuh akan menjamin dan menanggung pengobatan nasabah yang terinfeksi virus corona menyesuaikan ketentuan polis. (Kontan)

(Warta Wartawati\Editor)
Share:



Berita Terkait

Komentar